Kloter 116 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya, 30 Jemaah Gagal Berangkat

Kloter 116 Tutup Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya, 30 Jemaah Gagal BerangkatSurabaya,(DOC) – Embarkasi Surabaya resmi mengakhiri fase pemberangkatan jemaah haji 2026 setelah Kloter 116 lepas landas menuju Tanah Suci, Kamis (21/5/2026) malam.

Suasana haru terasa di Hall Muzdalifah Asrama Haji Sukolilo saat lantunan talbiyah mengiringi keberangkatan kloter terakhir. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung melepas para jemaah menuju Bandara Internasional Juanda.

Bacaan Lainnya

Di balik suksesnya pemberangkatan ribuan jemaah, Embarkasi Surabaya juga mencatat puluhan calon haji yang harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan.

30 Jemaah Tunda Berangkat

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Asadul Anam, menyebut sebanyak 30 jemaah batal berangkat ke Arab Saudi pada musim haji tahun ini.

Tim kesehatan menyatakan para jemaah tersebut tidak memenuhi syarat terbang demi menjaga keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Ada 30 jemaah haji yang tunda berangkat karena kondisi kesehatannya, termasuk di antaranya ada yang sedang hamil,” ujar Asadul Anam.

Meski gagal berangkat tahun ini, para jemaah tersebut tetap mendapat prioritas untuk diberangkatkan pada musim haji berikutnya.

44.080 Jemaah dan Petugas Berangkat

Sepanjang musim haji 2026, Embarkasi Surabaya memberangkatkan total 44.080 jemaah dan petugas haji menuju Arab Saudi.

Namun, penyelenggaraan haji tahun ini juga diwarnai kabar duka. Sebanyak 14 jemaah dilaporkan meninggal dunia selama proses pemberangkatan berlangsung.

Selain itu, satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan di RSU Haji Surabaya.

Jatim Dapat Tambahan 8.000 Kuota

Dalam pelepasan kloter terakhir, Khofifah mengungkapkan Jawa Timur mendapat tambahan 8.000 kuota haji dari Menteri Haji Arab Saudi.

Menurutnya, tambahan kuota itu menjadi yang terbesar di Indonesia karena masa tunggu haji di Jawa Timur paling panjang.

“Pak Menteri Haji memberikan kuota tambahan itu untuk Jatim karena waiting list kita memang paling panjang di Indonesia,” kata Khofifah.

Baca Juga:  Ratusan Jamaah Haji Embarkasi Surabaya Gelar Sholat Ghaib Untuk Korban Gempa Lombok

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggunakan tambahan kuota tersebut untuk mengurangi antrean calon jemaah haji.

Khofifah Titip Doa untuk Indonesia

Sebelum jemaah berangkat menuju bandara, Khofifah juga menitipkan doa untuk keselamatan bangsa dan masyarakat Jawa Timur.

“Semoga bapak ibu semua diberikan kesehatan dan kembali menjadi haji mabrur,” ucapnya.

Ia meminta seluruh jemaah turut mendoakan Indonesia agar tetap aman, damai, dan kondusif selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Setelah fase pemberangkatan berakhir, seluruh jemaah Embarkasi Surabaya kini di minta menjaga stamina dan kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Arab Saudi.(ode/r7)

Pos terkait