Jakarta,(DOC) – Video viral menampilkan ribuan motor listrik berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) di sebuah gudang, memicu diskusi publik terkait pengadaan kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Motor tersebut dipersiapkan untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah. Setelah ditelusuri, motor tersebut berbasis listrik dengan model bernama Emmo JVX GT.
Melansir laman Bloomberg Technoz, Jumat (10/4/2026), model tersebut tercatat disediakan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal, sebuah perusahaan penyedia logistik, pengadaan umum, alat kesehatan dan ekspor-impor yang didirikan sejak 2016 dan berbasis di Jakarta.
Model tersebut dibekali listrik dengan daya hingga 7.000 watt, yang memungkinan kendaraan dapat melaju hingga 85 km/jam. Baterainya tercatat memiliki kapasitas 72 Volt 31 Ampere-hour (Ah), yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 70 km.
Baterai tersebut juga telah dibekali pendukung fitur fast charging dengan estimasi perkiraan waktu pengisian hingga 100% sekitar 1,5 jam. Dari 30%-60% diklaim bisa dalam waktu 1 jam.
Dari sisi dimensi, motor tersebut memiliki bobot beban 110 kg dengan kapasitas angkut hingga 200 kg. Sementara, panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, dan tinggi 1.150 mm dengan ground clearance 320 mm.
Berdasarkan data sistem informasi elektronik terintegrasi yang dikembangkan oleh LKPP untuk pengadaan barang/jasa nasional atau Inaproc, harga motor tersebut dibanderol Rp49,95 juta dan sudah termasuk PPN.
Namun, dalam laman resminya, Emmo membnderol harga motor tersebut senilai Rp56,8 juta. Perusahaan tersebut memiliki alamat kantor di wilayah Sentul, Babakan Madang, Bogor Jawa Barat. (rd)





