D-ONENEWS.COM

Dimediasi Pemerintah, Warga Tempeh Tengah Menerima Renovasi Gereja Asalkan Beralih Fungsi

Lumajang,(DOC) – Renovasi gedung gereja yang awalnya mendapat penolakan dari warga akhirnya menemui titik terang.

Hal ini setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menggelar rapat koordinasi renovasi gereja Pantekosta Indonesia (GPDI) yang berada di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

Rapat tersebut melibatkan Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dalam kesempatan itu, warga mengizinkan renovasi gereja dengan syarat. Yakni fungsi bangunan tak lagi sebagai tempat ibadah, melainkan tempat pendeta.

“Keputusan pertama bahwa proses pembangunan yang masih berlangsung tetap lanjut. Tetapi tidak untuk fungsi gereja, melainkan sebagai tempat tinggal pendeta. Nanti akan kita lakukan evaluasi terkait IMB-nya,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq, usai Rakor di Gedung Panti PKK, Selasa (2/8/2022).

Pemkab Lumajang segera mengakomodir lahan baru untuk pembangunan gereja yang sempat di tolak warga.

“Pemkab akan memfasilitasi gereja untuk umat Kristiani. Nanti kita akan putuskan lokasinya yang repsentatif agar bisa di bangun gereja Pantekosta,” tambahnya.

Pencarian lokasi, kata Thoriq, Pemkab akan melibatkan pihak gereja untuk mengantisipasi terjadinya konflik. Pemkab nanti juga akan membantu perizinannya mulai proses pengurusan IMB dan lain-lain.

“Saya sampaikan kepada warga yang menolak renovasi gereja tersebut bahwa bangunan itu tidak lagi berfungsi sebagai tempat ibadah dan hanya sebagai rumah tinggal pendeta,” ujarnya.

Informasinya, para jemaat Gereja Pantekosta di Tempeh Tengah kini menempati gedung TNI AU sebagai tempat ibadah untuk sementara waktu. Gedung TNI AU tersebut berada di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh.

Sebelumnya sekitar bulan April 2022 lalu, sejumlah warga Desa Tempeh telah menggelar aksi penolakan atas pembangunan renovasi gedung Gereja Pantekosta di Tempeh Tengah. Warga meminta proses renovasi di hentikan dan mendesak IMB dan perizinan lainnya di evaluasi kembali.(imam/r7)

 

Loading...