Eri Cahyadi Tegaskan Pembangunan Surabaya Berbasis Gotong Royong di Kampung Jelita Banjarsugihan

Eri Cahyadi Tegaskan Pembangunan Surabaya Berbasis Gotong Royong di Kampung Jelita BanjarsugihanSurabaya,(DOC) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan karakter gotong royong warga. Ia menyampaikan hal itu saat berdiskusi dengan warga dalam program Kampung Pancasila di Balai RW 05 RT 01, Kelurahan Banjarsugihan, Minggu (3/5/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Eri memuji kekompakan warga yang berhasil mematahkan stigma Surabaya sebagai kota kapitalis dan individualis. Ia menilai warga telah menerapkan nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

“Di sini, saya melihat Pancasila tidak hanya diucapkan, tapi dijalankan. Warga saling membantu, menjaga keamanan, hingga mengelola sampah secara mandiri,” ujarnya.

Lahan Sampah Jadi Wisata

Eri menyoroti perubahan lahan bekas sampah di kawasan itu menjadi destinasi wisata bernuansa Jepang yang kini ramai dikunjungi sejak pandemi Covid-19.

Warga juga merancang inovasi dengan mengolah sampah organik menjadi pelet pakan ternak. Eri mendukung penuh rencana tersebut dan meminta warga segera merealisasikannya.

“Pemerintah akan mendukung kebutuhan warga agar kampung ini semakin mandiri,” katanya.

Gen-Z Jadi Motor Ekonomi

Eri mendorong generasi muda (Gen-Z) di Banjarsugihan untuk menggerakkan ekonomi kampung. Ia meminta pemuda memanfaatkan dana operasional untuk usaha produktif, seperti menjadi distributor kebutuhan pokok warga.

“Saya ingin anak muda menjadi pemasok kebutuhan warga. Kalau belanja di tetangga sendiri, ekonomi akan berputar di dalam kampung,” jelasnya.

Pemkot Surabaya juga menyiapkan pelatihan kuliner seperti ramen, dimsum, dan sushi guna memperkuat konsep kampung tematik Jepang-Korea.

Siap Jadi Percontohan

Eri meminta pengurus RW dan pemuda Banjarsugihan membagikan pengalaman mereka kepada 1.360 RW lain di Surabaya. Ia ingin keberhasilan ini menyebar ke seluruh wilayah kota.

“Saya ingin membuktikan bahwa Surabaya punya warga hebat. Di sini tidak ada kemiskinan ekstrem karena warganya saling peduli,” tegasnya.

Baca Juga:  Taman Seluruh Surabaya Kini Dinikmati Jutaan Anak

Pemuda Kembangkan Usaha

Ketua Karang Taruna RW 05, Nawwar Rafiandi Putra, menegaskan kesiapan pemuda mengembangkan usaha produktif. Ia bersama tim berencana menghidupkan kembali pertanian melon premium berbasis greenhouse.

“Kami akan menyusun proposal agar budidaya melon berjalan lebih profesional dengan dukungan teknologi,” ujarnya.

Selain itu, pemuda juga mengembangkan usaha peternakan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal yang tinggi.

“Kami melihat peluang besar. Selain melatih kewirausahaan, hasilnya bisa langsung memenuhi kebutuhan warga,” tambahnya.

Ke depan, warga menyiapkan program podcast untuk mempromosikan dan memasarkan produk UMKM Kampung Jelita (Jepang-Bali) melalui media sosial. (r7)

Pos terkait