Guru Makin Sejahtera, Kinerja Makin Mantap Berkat TPG Langsung

Guru Makin Sejahtera, Kinerja Makin Mantap Berkat TPG Langsung
Guru Makin Sejahtera, Kinerja Makin Mantap Berkat TPG Langsung

Purbalingga,(DOC) – Sejak awal Maret 2025, kebijakan baru penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) langsung ke rekening guru resmi di berlakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan pendidik karena memotong birokrasi dan mempercepat pencairan.

Sebelumnya, alur TPG cukup panjang—harus melalui pemerintah daerah setelah di transfer dari Kementerian Keuangan. Kini, tunjangan langsung di terima guru tanpa hambatan administratif yang memusingkan.

Bacaan Lainnya

Dengan pencairan yang lebih cepat, banyak guru dapat mengelola keuangan lebih baik—mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga investasi dalam kualitas mengajar. Kusman Supriyanto, guru SMP Negeri 1 Purbalingga, menyebut pencairan langsung sangat membantu produktivitas.

“Sekarang tidak perlu menunggu lama. Saya gunakan untuk beli alat bantu pembelajaran. Harapannya bisa cair setiap bulan,” ungkapnya.

Hastin Widiyanti, Kepala SD Negeri 1 Pagerandong, memanfaatkan tunjangan untuk melanjutkan pendidikan S2 dan mengembangkan kompetensi.

“Tunjangan ini saya tabung untuk studi lanjut. Saya merasa diperhatikan oleh negara,” ujarnya.

Sementara itu, Rina Eka Yulianti, guru olahraga SMP Negeri 5 Purbalingga, menggunakan dana tersebut untuk membeli perlengkapan futsal bagi siswanya.

“Bantuan ini terasa nyata, apalagi untuk siswa yang tidak mampu. BOS tidak selalu bisa mencakup hal itu,” jelas Rina.

Kepala SMP Negeri 1 Purbalingga, Eni Rundiati, menegaskan bahwa kesejahteraan guru berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran.

“Tunjangan ini langsung menaikkan semangat kerja guru. Pembelajaran lebih hidup dan berkualitas,” tegas Eni.

Keberhasilan kebijakan ini juga ditopang kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah. Tutik Wahyuni, Kepala Seksi Sarpras SMP Purbalingga, memastikan pendampingan terus dilakukan.

“Kami bantu dari verifikasi data hingga teknis pencairan agar guru menerima haknya tepat waktu dan penggunaannya sesuai kebutuhan,” tuturnya. (r6)

Baca Juga:  Cak Eri Dorong Guru Profesional Gunakan AI

Pos terkait