D-ONENEWS.COM

Hori Dan Istrinya Saling Bantah Status Pernikahan Dihadapan Polisi, Hori Juga Pernah Jual Anaknya

Lumajang,(DOC) – Pelaku pembunuhan salah sasaran, dan kasus penggadaian istri, Kapolres Lumajang langsung memanggil Hartono dan Lasmini ke Mapolres Lumajang, Jumat(14/6/2019). Bahkan Hori Bin Suwari juga dipanggil dalam pertemuan tersebut.

Dalam petemuan tersebut, Kapolres Lumajang mempertanyakan kepada Lasmi soal hubungan dengan Hori apakah ada hubungan suami istri lewat KUA.

Lasmini mengaku menikah siri dengan Hori waktu berada di Medan. Hori menjawab pernah menikah sah dengan Lasmini sewaktu di Medan. “Ada buku nikah sekarang di Medan sekarang ketinggalan,” katanya.

Lasmini pun menjawab tidak ada surat nikah. “Tidak ada pak,” ujarnya kepada Kapolres

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, kasus ini pihaknya masih mendalami untuk membuktikan, Karena pengakuan dari Hori menikah melalui KUA atau sah. Sedangkan menurut Lasmi tidak ada melalui KUA tidak ada. “Kasus ini masih kita buktikan,” katanya.

Sementara menurut Lasmini dirinya mengaku hidup berumah tangga dengan Hori tak pernah mendapatkan nafkah lahir yang semestinya. Bahkan sampai tega Hori menjual anaknya kepada orang lain.

“Ketika bayi saya berusia 10 bulan diambil lalu dibawa pergi dan mendapatkan upah Rp 500 ribu,” ujarnya.

Hori mengaku tidak benar karena anaknya diasuh oleh sauadar sepupunya. Mereka juga masih bisa ketemu. “Bagaimana bisa dijual, toh kamu masih bisa bertemu dengan anakmu,” ujar Hori.(imam/r7)

Loading...