IdulFitri 2026, Bank Indonesia Siapkan 185,6 Triliun Uang Baru

Jakarta (DOC) – Bank Indonesia menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026. seluas Rp177 triliun dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penjualan tunai melalui ATM dan kantor cabang.

Bacaan Lainnya

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali menyampaikan jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut memicu peningkatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta konsumsi rumah tangga selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Di tengah meningkatnya aktivitas perekonomian selama periode fitri ini, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital. Sistem yang cepat, mudah, murah, aman, dan Andal melalui mobile dan internet banking, termasuk menggunakan BI-FAST dan QRIS,” ujar Ricky, dikutip Selasa (17/2/2026).

Sinergi bank sentral dengan perbankan serta mitra kerja diwujudkan melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Program ini ditujukan menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Bank sentral juga mengapresiasi dukungan perbankan serta Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Untuk meningkatkan kenyamanan, pemesanan penukaran uang dilakukan melalui aplikasi PINTAR. Tahun 2026 menyiapkan dana Rp8,6 triliun dengan paket penukaran maksimal Rp5,3 juta per orang.

Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan BI dan perbankan nasional. Kanalnya meliputi kas keliling, kantor bank umum, hingga lokasi strategis aktivitas masyarakat.

Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu diadakan 12–15 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di GBK Basketball Hall sebagai lokasi utama pelayanan.

Melalui aplikasi PINTAR, masyarakat dapat memilih jadwal serta lokasi penukaran sesuai kebutuhan. Sistem ini diharapkan dapat membuat distribusi uang lebih teratur dan merata.

Pembukaan kuota penukaran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama untuk Pulau Jawa dimulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, sedangkan luar Jawa 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Baca Juga:  Tahan Gejolak Global, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen

Tahap kedua penukaran dibuka mulai 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB untuk Pulau Jawa. Sementara wilayah luar Jawa dimulai 27 Februari 2026 pada jam yang sama. (rd)

Pos terkait