Jatim Memiliki 30 Klaster Pandemi, Pasca Kasus Covid-19 Pabrik Rokok Sampoerna

Foto: Ketua Tim Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso

Surabaya,(DOC) – Ketua tim tracing gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim), Kohar Hari Santoso menyebut, bahwa hasil rapid test terhadap 500 karyawan pabrik rokok Sampoerna, terlacak 98 karyawan diantaranya dinyatakan reaktif Covid-19.

Dari jumlah tersebut, 91 karyawan sudah menjalani isolasi di hotel dan 7 karyawan lainnya tengah di rawat inap di rumah sakit rujukan, lantaran mengalami gejala klinis Covid-19.

Bacaan Lainnya

Selain rapid test, tim tracing juga sudah melakukan pemeriksaan swab kepada 98 karyawan pabrik rokok tersebut.

“Pemeriksaan swab masih menunggu hasilnya,” kata dokter Kohar, saat di gedung Grahadi, Jumat(1/5/2020).

Menurutnya, kasus Covid-19 yang menimpa karyawan pabrik rokok di Surabaya ini, membuat bertambahnya klaster pandemi di Jawa Timur.

“Sekarang klaster pandemi Covid-19 di Jatim terdapat 30 klaster, setelah klaster pabrik rokok Sampoerna,” tandasnya.(div)

Baca Juga:  Wali Kota Risma Sebut Kasus Covid-19 di Pabrik Rokok Sampoerna Bukan Klaster Baru

Pos terkait