Surabaya, (DOC) – Tim selancar angin Jawa Timur mengalami kesulitan dalam meraih medali emas pada pertandingan terakhir. Dengan atlet andalannya, M. Viko Wijarnako, terpaksa puas dengan medali perunggu. Pada kompetisi nomor Techno 293 plus, Viko sempat berada di posisi terdepan. Sebelum akhirnya tergeser ke urutan ketiga akibat perubahan arah angin yang tidak terduga.
Viko menjelaskan, “Jelang pertandingan, arah angin sangat tidak bisa di prediksi. Saat angin kencang datang, tiba-tiba bisa hilang begitu saja. Ini menyulitkan kami untuk mempertahankan posisi.”
Dalam pertandingan terakhir. Viko sempat memimpin namun harus menghadapi kenyataan bahwa pemain di posisi ketiga mendapatkan keuntungan dari perubahan arah angin secara tiba-tiba. Yang membuatnya merebut posisi terdepan.
Kompetisi Selancar Angin Dapat Medali Perunggu
Pelatih selancar angin, Agni, menyatakan bahwa hari ini adalah hari terakhir kompetisi selancar angin nomor Techno. Dengan hanya satu medali perunggu yang berhasil diraih, Agni mengakui bahwa kelas perseorangan ini bukanlah kelas unggulan mereka.
“Ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak 10 hingga 12 September. Dan kami hanya meraih satu medali perunggu. Target kami sebenarnya adalah dua medali emas dari cabang ini,” ujar Agni.
Agni mengungkapkan harapannya pada pertandingan layar mendatang, yang menjadi andalan mereka. “Untuk layar, kami menargetkan dua medali emas dari kelas putri. Kelas putra akan bertanding lebih dahulu, sedangkan kelas putri akan bertanding mulai besok.”
Saat ini, tim selancar angin Jawa Timur hanya meloloskan empat atlet. Dengan satu atlet putra dan tiga atlet putri, yang akan bertanding dari tanggal 14 hingga 16 September. (r5))