Khofifah: Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Penuh Refleksi

Khofifah: Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Penuh Refleksi

Surabaya,(DOC) – DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Gedung DPRD Jatim, Jumat (15/8/2025). Hadir dalam kesempatan ini Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim M. Musyafak Rouf, serta seluruh jajaran Forkopimda Jatim.

Bacaan Lainnya

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato selama kurang lebih 75 menit dalam Sidang Tahunan MPR. Dalam pidatonya, ia mengawali dengan mengucapkan terima kasih kepada para Presiden RI terdahulu, dari Soekarno hingga Joko Widodo, atas capaian masing-masing masa kepemimpinan. Ia juga menegaskan proses transisi kepemimpinan dari Presiden Jokowi berlangsung demokratis dan menjadi sorotan positif dunia internasional.

Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintahannya bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka, di antaranya:

1. Efisiensi anggaran: Mengalihkan Rp300 triliun dari pos perjalanan dinas untuk kepentingan rakyat.

2. Pertumbuhan ekonomi: Kuartal II 2025 tumbuh 5,12%, investasi semester I 2025 mencapai Rp942 triliun (naik 13,6%), menyerap 1,2 juta tenaga kerja.

3. Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Berjalan baik, meningkatkan gizi anak dan ibu, serta membuka lapangan pekerjaan.

4. Sektor pangan: Surplus beras nasional dengan cadangan 4 juta ton, mulai ekspor beras dan jagung.

5. Pengentasan kemiskinan: Meluncurkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penyaluran bansos.

6. Politik luar negeri: Bergabung dengan BRICS dan konsisten membela Palestina.

Ia juga menggarisbawahi konsep Indonesia Incorporated sebagai sinergi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kemandirian dan mempercepat kemajuan.

Tanggapan Gubernur Jatim

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menilai pidato Presiden sarat refleksi, evaluasi, dan proyeksi pembangunan.

“Pidato kenegaraan yang luar biasa, terstruktur, dan memberikan gambaran jelas arah pembangunan ke depan,” ujarnya.

Khofifah menilai konsep Indonesia Incorporated penting untuk memastikan setiap mata rantai pembangunan memberikan tetesan kesejahteraan bagi rakyat. Ia juga mengapresiasi gagasan yang disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR Ahmad Muzani dalam sidang tersebut.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan Energi Sektor Strategis Tetap Andal Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Jawa Timur

Pesan Ketua DPRD Jatim

Ketua DPRD Jatim M. Musyafak Rouf mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan berat penuh pengorbanan.

“Momentum 80 tahun kemerdekaan ini harus menjadi evaluasi sejauh mana kita telah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang adil dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan peran strategis Jawa Timur sebagai pilar ketahanan ekonomi nasional, didukung jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, kekayaan SDA, dan potensi ekonomi yang besar. (r6)

Pos terkait