Jakarta (DOC) – Komnas KIPI melaporkan ada 30 kasus kematian usai divaksin corona. Rinciannya 27 kasus kematian usai divaksin Sinovac dan 3 kasus usai divaksin AstraZeneca. Dari jumlah tersebut, kasus kematian paling banyak disebabkan penyakit jantung.
“Yang meninggal Sinovac 27 [orang]. Dari 27 itu, 10 orang karena terinfeksi COVID-19. 14 orang karena penyakit jantung dan pembuluh darah. 1 orang karena gangguan fungsi ginjal mendadak. 2 orang diabetes melitus, dan hipertensi yang tidak terkontrol,” urai Ketua Komnas KIPI Prof. Hindra Irawan Satari, dilansir dari Kumparan, Sabtu (22/59.
“Kenapa kami bisa buat diagnosis itu karena datanya lengkap. [Mereka] diperiksa, dirawat, dicek lab, di-ct scan, jadi dapet diagnosisnya,” imbuh dia.
Lebih lanjut, Hindra menerangkan 3 kasus kematian usai divaksin AstraZeneca, yakni 2 kasus di Jakarta dan 1 di Ambon. (kmp)

