
Surabaya,(DOC) – Dr Pesta Parullian Manurung, Humas dari RSUD dr Soetomo Surabaya, menjelaskan kondisi kesehatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang kini tengah dirawat diruang ICU RSU Dr. Soetomo Surabaya.
Ia menyatakan bahwa perempuan pertama yang menjabat sebagai Wali Kota tersebut belum dapat berkomunikasi dan harus istirahat.
Pernyataan ini berbanding terbalik dengan informasi yang disampaikan oleh beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, jika Tri Risma bisa berkomunikasi.
“Ibu Risma belum bisa diajak berkomunikasi. Sementara kita jauhkan dari komunikasi, agar istirahat dengan penuh,” ujar Pesta.
Ia mengatakan, beberapa alat medis untuk menunjang kondisi kesehatannya harus dipasang oleh tim dokter yang merawatnya. Namun sayangnya, Dr. Pesta tak menjelaskan secara terperinci alat bantu tersebut.
“Jadi banyak alat yang terpasang untuk ibu. Semua alat kita pasang untuk continue pengecekan,” tambahnya.
Meski begitu dibanding hari sebelumnya, kondisi kesehatan Tri Risma lebih stabil.
Ia menambahkan, di ruang ICU Tri Risma mendapatkan perawatan intensif dan menjalani observasi dari 13 dokter spesialis. Untuk sementara Wali Kota Surabaya dibatasi untuk berkomunikasi.
“Ada 10 dokter spesialis yang merawat bu Risma, tapi total ada 13 sub spesialis dokter. Dokter spesialis bidang paru, jantung dan spesialis penyakit dalam,” ungkapnya.
Sehari sebelumnya, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser dan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Drg Febri Rachmanita menjelaskan, bahwa Risma mengalami gangguan maag dan sesak nafas atau asma.
“Asma kan gradasi, yang kita dapatkan sekarang ini satu improve, sudah stabil, tidak seperti di Soewandhi jadi disini sudah lebih baik,” pngkasnya.
Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Wali Kota Tri Risma dirujuk dari RSUD dr Soewandhi ke RSUD dr Soetomo Surabaya, Selasa (25/6/2019) malam kemarin sekitar pukul 19.00 WIb.(robby/hadi/r7)