Larangan Mudik Lokal, Polres Jember siapkan Lima Pos Penyekatan

Jember, (DOC)-Polres Jember akan melakukan penyekatan di lima titik setelah Pemerintah mengeluarkan aturan baru tentang mudik lokal, yakni melarang mudik lokal di wilayah Aglomerasi (Eks. Besuki).

“Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah Aglomerasi (eks Keresidenan Besuki) yang meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi,” ujar Kasat Lantas Polres Jember AKP Jimmy H Manurung.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, untuk penyekatan nanti akan lalukan di perbatasan-perbatasan di 5 Kabupaten seperti di perbatasan Jember – Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi dan Lumajang.

“Untuk penyekatan nanti akan kita lalukan di perbatasan-perbatasan di 5 Kabupaten seperti di perbatasan Jember – Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi dan Lumajang,” terangnya.

Menurut AKP Jimmy beberapa waktu lalu i beritakan oleh beberapa media, bahwa untuk wilayah Aglomerasi (Eks. Besuki) tidak ada penyekatan dan di perbolehkan untuk mudik lokas antar kabupaten se-aglomerasi

“Dengan adanya peraturan baru dari tim Gugus Tugas Covid-19 pemerintah pusat, bahwa semua masyarakat dilarang untuk mudik,” ujarnya.

Lanjut Jimmy, hal tersebut guna mencegah dan maksimal interaksi fisik sebagai cara transmisi virus dari satu orang ke orang lain.

“Namun perlu ditekankan bahwa kegiatan lain selain kegiatan mudik di dalam satu wilayah kota/kabupaten aglomerasi, khususnya di sektor-sektor esensial, akan tetap beroperasi tanpa penyekatan apa pun demi melancarkan kegiatan sosial ekonomi daerah,” ungkap Kasat Lantas.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Jember untuk tidak melaksanakan mudik lokal dulu sampai kondisi benar-benar normal kembali, demi menjaga keselamatan bersama dari COVID-19.

“Perlu diwaspadai adanya varian COVID-19 yakni B.1.1.7, B.1.617 dan B.1.351 dan terus berubah melalui mutasi, dan mutasi itu lebih cepat proses penyebarannya, dan varian baru virus diprediksi akan terus muncul seiring berjalannya waktu,” ujarnya. (Imam)