Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu dan Anak Luka Dibacok Celurit

Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu dan Anak Luka Dibacok Celurit
Toko emas di Jember mengalami perampokan. (Foto: Ist)

Jember, (DOC) – Aksi perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang yang merupakan pemilik toko, yakni Tan Liok Ton (71) dan anaknya, Adi Kusuma, mengalami luka serius akibat dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Bacaan Lainnya

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, perampokan terjadi ketika pemilik toko baru membuka tempat usahanya. Dua orang terduga pelaku datang menggunakan mobil berwarna putih yang diduga jenis Toyota Avanza.

Salah seorang pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan membawa celurit, sedangkan seorang lainnya berada di luar untuk memantau situasi.

Seorang warga sekitar, Rudi Tejo, mengaku mendengar suara gaduh sebelum mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di tempat tersebut, ia mendapati kedua korban telah mengalami luka dan mengeluarkan darah.

“Saya kira ada apa, kok tiba-tiba ada mobil keluar dan terdengar suara benda terbanting. Saya langsung ke lokasi. Ternyata ada dua orang yang dibacok. Satu di depan pintu, satunya lagi di dalam toko,” kata Tejo saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Rudi Tejo, kedua terduga pelaku mengenakan masker saat menjalankan aksinya. Setelah melukai korban, mereka melarikan diri menggunakan mobil putih ke arah timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga mengambil uang valuta asing (valas) dari tangan korban sebelum melarikan diri.

Namun, jumlah uang yang diambil serta nilai kerugian akibat peristiwa tersebut belum diketahui.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, mengatakan polisi masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku.

“Terkait kasus itu, sedang dilakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, kami bersama anggota. Masih mengejar pelaku dan terkait perkembangan kasus akan kami kabari lebih lanjut,” ujar Andry melalui sambungan telepon.

Pos terkait