Muhaimin: Muslimat Berkontribusi Besar, Wajib Dilibatkan di Kampung Madani

Surabaya, (DOC) – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PPP, Muhaimin, menyambut baik rencana pelibatan Muslimat dalam program Kampung Madani. Ia menilai kehadiran Muslimat berperan penting dalam menjaga harmoni serta mempererat kebersamaan di lingkungan RTRW.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Muslimat telah aktif menggerakkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Mereka rutin mengadakan bacaan Surat Yasin, tahlil, serta pertemuan warga yang memperkuat ikatan masyarakat.

“Muslimat adalah kelompok yang memberi manfaat besar bagi Surabaya. Kegiatan mereka sudah berjalan di banyak RTRW dan membawa ketenangan di tengah masyarakat,” ujar Muhaimin.

Karena itu, Fraksi PPP sepenuhnya mendukung keterlibatan Muslimat dalam program Kampung Madani yang di inisiasi Pemkot Surabaya.

Muhaimin menyebut Wali Kota Surabaya merespons positif gagasan ini. Ia menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar keputusan baik, tetapi memang sudah semestinya di lakukan.

“Wali Kota wajib memperhatikan masyarakat yang berkontribusi tanpa pamrih. Mereka telah berbuat banyak tanpa meminta imbalan,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPC PPP Surabaya, Muhaimin juga menekankan pentingnya gotong royong yang telah di jalankan Muslimat. Ia melihat keterlibatan mereka sebagai langkah strategis dalam memperkuat solidaritas sosial.

Perhatian untuk Guru Ngaji Tradisional

Selain Muslimat, Muhaimin menyoroti kondisi guru ngaji tradisional. Banyak dari mereka yang mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak tanpa mengharapkan bayaran.

“Di Surabaya, masih banyak guru ngaji yang belum mendapat perhatian. Mereka memakai metode lama yang justru memperkaya pemahaman tajwid anak-anak,” katanya.

Ia meminta pemerintah melalui kelurahan dan RW mendata para guru ngaji ini. Menurutnya, mereka layak mendapat dukungan, baik dalam bentuk insentif maupun fasilitas yang menunjang aktivitas mengajar.

“Jika di biarkan, ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Wali Kota harus hadir memastikan mereka mendapat perhatian yang layak,” tambahnya.

Tak hanya itu, Muhaimin juga menekankan pentingnya dukungan bagi pesantren kecil di Surabaya. Banyak pesantren yang masih bertahan dengan swadaya tanpa bantuan yang memadai.

Baca Juga:  Ikut Keruk Saluran Air, Wali Kota Eri Kerja Bakti Massal Bareng Warga

Ia mengusulkan agar Pemkot memberikan subsidi makanan atau kebutuhan dasar bagi santri. Namun, bantuan ini harus di salurkan tanpa prosedur birokrasi yang berbelit.

“Pesantren kecil juga harus di perhatikan, bukan hanya yang sudah mapan. Lurah dan RW perlu turun ke lapangan agar bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Muhaimin berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Surabaya. (r6)

Pos terkait