D-ONENEWS.COM

Ombusmen RI Anggap Penyelenggaran Pemilu 2019 Kurang Persiapan

Surabaya,(DOC) – Ombusmen RI wilayah Jawa Timur menganggap panitia penyelenggara kurang siap dalam melaksanakan Pemilu 2019, terutama pada KPU di tingkat kota/kabupaten.

Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan saat menjalankan tugas mengawasi proses Pemilu.

Masing-masing KPU belum bisa menyediakan jumlah personil yang cukup serta menghadirkan fasilitas penunjang untuk tempat istirahat dan fasilitas kesehatan.

Agus Widiyarta, Kepala Ombusman Jatim menjelaskan, pada periode ini, merupakan Pemilu pertama dilaksanakannya pencoblosan serentak untuk memilih Presiden-Wakil Presiden, anggota legislative tingkat kota/kabupaten, Provinsi, DPR RI dan anggota DPD.

“Pemilu sekarang sangat menguras tenaga karena petugas harus bekerja lebih dari 8 jam bahkan sampai 18 jam. Tentu ini memicu gangguan kesehatan petugas penyelenggara. Seharusnya dari awal sudah diprediksi dan di antisipasi,” ungkapnya.

Jika sudah ada persiapan matang, maka proses Pemilu serentak ini tak menjadi faktor masalah terhadap kesehatan para petugas penyelenggara.

Menurut Agus, konsep penyelenggaran yang harus dibenahi agar tak sampai terdapat puluhan petugas penyelenggara yang sakit dan meninggal.

“Pemilu Presiden dan Legislatif dijadikan satu bukan merupakan faktor masalah, kalau ada konsep yang matang. Misalnya petugas ditambah hingga 3 sifht, agar tak ada petugas yang kerja melebih batas jam normal bekerja,” katanya.

Ia berharap di penyelenggaraan Pemilu periode berikutnya, kejadian di evaluasi agar tak terulang lagi.(div/r7)

Loading...