Pasien Miras RSUD Soetomo Bertambah 19 Orang, Ditangani Dengan Cuci Darah

foto : gedung RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Surabaya,(DOC) – Dua orang korban Miras oplosan dengan kondisi kritis, Rabu(25/4/2018) sore, di rujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Mereka adalah bernama Eko(18) warga Tuban dan Robert(37) warga Karangpoh Surabaya, yang langsung ditangani tim medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) di ruang resutisasi.

Bacaan Lainnya

Para korban itu mengalami gangguan sesak nafas setelah meminum Miras oplosan.

Eko merupakan teman Wawan korban Miras oplosan yang sehari sebelumnya telah meninggal dunia setelah menggelar pesta Miras ditempat kerjanya, sekitar Kuwukan Sambikerep, Selasa(24/4/2018) kemarin.

Sementara Robert adalah korban Miras oplosan yang diracik sendiri dan diminum di rumahnya.

Menurut Dr. Hendrian Dwikoloso, Wakil Direktur RSUD  Dr. Soetomo, selama 6 hari terakhir, korban Miras oplosan yang menjadi pasien rumah sakit milik Pemprov Jatim ini, sudah mencapai 19 orang.

“Total pasien Miras oplosan 19 orang dan 7 pasien sudah meninggal dunia, 3 pasien kritis dan 9 pasien mulai membaik,” jelasnya.

Tindakan tim medis untuk menyadarkan pasien Miras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan cuci darah.

“Banyak kandungan methanol dengan kadar tinggi yang mengakibatkan rusaknya organ – oragan vital pasien, sehingga harus di cuci darah,” pungkasnya.(hadi/r7)