Surabaya, (DOC) – Salah seorang pekerja Migran yang terpapar varian baru virus Corona B-1-1-7 atau strain inggris telah mendapat perawatan secara intensif selama 14 hari di Rumah Sakit Lapangan Indrapura. Setelah hasil tes swab PCR yang kedua menunjukkan negative, pasien diperbolehkan pulang.
I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara Koordinator Rs Lapangan Indrapura mengatakan penanganan dari pihak rumah sakit sudah baik dengan mengisolasi kedua pasien itu secara khusus. “Penangannanya sama dan obat-obatnya dengan virus yang lama, tetapi bedanya secara pengawasaannya jauh lebih ketat dan lebih tertutup,” ungkapnya, Kamis (20/05/2021).
Ia juga mengatakan pasien yang terkena varian baru ini baru diperbolehkan pulang jika dalam hasil tes PCR dua kali negatif dikarenakan tingkat penyebarannya lebih luar biasa daripada varian lama. “Biasanya masih 10 hari isolasi kita sudah memperbolehkan pulang jika hasil PCR negatif, tetapi saat ini meskipun sudah 14 hari tetapi PCR belum menunjukan negatif berturut maka tidak diperbolehkan pulang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari 2 PMI salah satunya yang membawa virus dari Inggris dipulangkan hari ini karena hasilnya sudah dua kali negative dan sudah teruji klinis dengan baik. “Sedangkan untuk yang dari South Africa masih belum meskipun mereka masuknya di hari yang sama, tetapi varian dari Afrika ini hasil tes PCR-nya belum negatif untuk kedua kalinya ” pungkasnya.
Ia mengaku bahwa dirinya dan pihak rumah sakit sudah siap dengan baik dan tak merasa takut dengan adanya varian baru. Bahwa akan adanya Protokol Penangannan untuk varian baru dan tidak membuat masyarakat cemas. “Jumlah kamar sudah kami siapkan cukup banyak untuk varian baru dan kita siap untuk menangani dengan baik,” tutupnya. (Fadiv/Fr)