Pemkot Surabaya Harus Tancap Gas Tangani Covid-19 dan Pulihkan Ekonomi

Samuel Teguh Santoso

Surabaya, (DOC) – Meski pada Pilkada Surabaya 2020 mendukung pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin -Mujiaman, namun Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso SH MH mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang telah mempersiapkan program kerja yang telah disusun pada beberapa sektor. Seperti penanganan BPJS, pemulihan ekonomi, penanganan Covid-19 di tingkat RT/RW, UMKM, pariwisata, dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Dengan kondisi pandemi Covid- 19 dan ekonomi yang babak belur, ini jadi tantangan bagi Pak Eri Cahyadi- Armuji. Mereka harus tancap gas. Banyak pekerjaan rumah yang menunggu di depan mata dan harus dikerjakan untuk memajukan Kota Surabaya dan menyejahterahkan warganya. Dan, ini memang tidak mudah dan perlu dukungan semua elemen masyarakat. Pokoknya Pemkot Surabaya dan elemen masyarakat harus bersinergi menangani Covid-19 yang sudah setahun melanda ini,” ujar dia, Selasa (2/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid -19 memang harus menjadi fokus Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terpilih agar kondisi membaik. Setidaknya ada beberapa hal yang harus jadi perhatian, yakni sistem kesehatan, sosial dan pemulihan ekonomi. “Ya, ini jadi tantangan bagi keduanya. Mereka harus mampu menjalankan berbagai program yang jadi visi dan misinya saat kampanye di tengah pandemi Covid-19.

Diakui Cak Sam, panggilan Samuel Teguh Santoso, dampak pandemi Covid-19 memang luar biasa. Sektor ekonomi babak belur. Karena itu, Pemkot Surabaya harus mampu menyiapkan lapangan kerja agar ekonomi warga cepat pulih.

Data tahun lalu menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Surabaya mengalami kontraksi -4,8 persen. Di sisi lain, angka kemiskinan juga naik dari 4, 51 persen pada 2019 menjadi 5,02 persen pada tahun lalu. ” Ekonomi di Surabaya ditopang oleh industri jasa dan perdagangan. Jika pandemi Covid-19 tak bisa tertangani dan kasus terus meningkat, maka kedua industri tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Ini bisa berdampak menurunnya ekonomi.” Makanya Pak Eri Cahyadi-Armuji harus melakukan slngkah cepat untuk menyelamatkan ekonomi warga,” ungkap dia.

Untuk itu, lanjut dia, Pemkot harus mendorong
pemberdayaan UMKM yang kini banyak tumbuh. Tapi repotnya daya beli masyarakat belakangan menurun.

Lebih jauh, Cak Sam yang sehari- hari berprofesi sebagai Lawyer ini mengatakan, pemkot harus menghidupkan UMKM dan meningkatkan daya beli masyarakat,
mengingat UMKM adalah jangkar ekonomi rakyat.

Menurut dia pemberdayaan UMKM harus mendapat pendampingan, pelatihan, dan akses modal bersubsidi bagi pelaku UMKM. “Para pelaku UKM harus mendapat pendampingan, bagaimana cara memasarkan, membranding produk dan lain lain. Jangan setelah mendapat pelatihan dibiarkan saja. Saya yakin jika ada pendampingan dari pemkot, pendapatan UMKM akan meningkat dan bisa membuka lapangan kerja dari warga. Sehingga ekonomi ikut bergerak” ujar dia, ” pungkas Cak Sam (dhi/fr)