Pemkot Surabaya Perketat Seleksi Pejabat Struktural

Pemkot Surabaya Perketat Seleksi Pejabat Struktural
Pemkot Surabaya Perketat Seleksi Pejabat Struktural

Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyelesaikan evaluasi lelang jabatan bagi pejabat struktural. Evaluasi ini merupakan tahap lanjutan dari presentasi inovasi yang sebelumnya di lakukan oleh para pejabat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa hasil evaluasi akan di berikan kepada Panitia Seleksi (Pansel). Proses ini melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Setelah ini, Pansel akan mempertimbangkan hasil evaluasi yang telah kami lakukan,” ujar Eri, Rabu (19/3/2025).

Melalui seleksi ini, akan di tentukan siapa yang tetap di posisinya, siapa yang mengalami rotasi, serta siapa yang akan di tempatkan di jabatan baru.

“Kita akan melihat siapa yang melanjutkan posisinya dan siapa yang harus berpindah. Semua ini bagian dari pembenahan birokrasi,” tambahnya.

Rotasi Jabatan Maksimal Tiga Tahun Sekali

Eri menegaskan bahwa rotasi jabatan Kepala Perangkat Daerah (PD) akan di lakukan maksimal setiap tiga tahun. Langkah ini bertujuan untuk menghindari pejabat menduduki posisi tertentu terlalu lama.

“Tidak ada lagi pejabat, termasuk Sekda, yang menjabat selamanya. Aturan baru juga menghapus perbedaan golongan IIA atau IIB dalam seleksi jabatan,” jelasnya.

Menurutnya, rotasi ini penting agar pejabat memiliki pengalaman di berbagai bidang. Dengan begitu, mereka dapat memahami tantangan di setiap sektor pemerintahan.

“Semua pejabat harus merasakan tugas di berbagai dinas. Ini akan memperkuat tim kerja dan mencegah seseorang terlalu lama di satu bidang,” tegasnya.

Rotasi dan Mutasi Dimulai April 2025

Eri menargetkan rotasi dan mutasi pejabat di Pemkot Surabaya akan berlangsung mulai April 2025. Saat ini, proses evaluasi masih berlangsung dan di harapkan selesai pada Maret.

“Evaluasi saya targetkan rampung bulan ini. April nanti, rotasi bisa berjalan. Jika masih ada jabatan kosong, akan kami lelang kembali,” paparnya.

Terkait posisi Kepala PD yang masih belum terisi, ia memastikan pengisian jabatan akan di lakukan setelah seleksi selesai. Pansel akan menentukan keputusan berdasarkan hasil evaluasi dan tes yang telah di lakukan.

Setelah semua tahap selesai, Pemkot Surabaya akan menggelar pelantikan pejabat. Jika setelah itu masih ada posisi kosong, lelang jabatan akan kembali di buka.

“Setelah pelantikan, kita lihat berapa dinas yang masih kosong. Jabatan yang belum terisi akan segera di lelang kembali,” tutupnya. (r6)