Tambah Armada, Angkutan Pelajar Gratis di Lumajang Masih Overkapasitas

Tambah Armada, Angkutan Pelajar Gratis di Lumajang Masih Overkapasitas
Peluncuran armada baru angkutan pelajar gratis. (Foto: Ist)

Lumajang, (DOC)Pemkab Lumajang resmi menambah dua unit armada angkutan pelajar gratis untuk rute Pasirian–Lumajang dan Tempeh–Lumajang, Kamis (30/7/2026). Meski begitu, fasilitas ini terbukti sangat diminati hingga kapasitas yang tersedia masih belum mampu menampung seluruh pendaftar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, Rasmin, mengungkapkan bahwa dari hasil survei lapangan, lonjakan permintaan masyarakat terhadap layanan transportasi sekolah yang aman dan gratis sangat tinggi. Namun, keterbatasan armada membuat tak semua siswa bisa terangkut.

Bacaan Lainnya

“Kebutuhan masyarakat memang masih sangat tinggi. Sebagai gambaran, dari sekitar 80 pelajar yang mendaftar pada salah satu rute, baru sekitar 32 siswa yang bisa kita layani,” ujar Rasmin saat dikonfirmasi Minggu, (2/8/2026).

Sebelumnya, Dishub Lumajang telah mengoperasikan dua unit armada untuk rute Rowokangkung–Lumajang. Dengan adanya tambahan ini, kini angkutan pelajar gratis melayani tiga koridor utama, yakni Rowokangkung–Lumajang, Pasirian–Lumajang, dan Tempeh–Lumajang.

Selain membantu meringankan beban biaya transportasi harian orang tua, program ini dirancang untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan menguraikan ketergantungan pelajar pada penggunaan kendaraan pribadi.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Lumajang, Hari Susiati, menegaskan bahwa Pemkab berkomitmen memperluas jangkauan layanan ini agar persoalan transportasi tidak lagi menjadi penghambat akses pendidikan anak.

“Sektor pendidikan harus didukung sarana penunjang yang memadai dan aman. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kami berharap ke depan kemampuan APBD memungkinkan untuk terus menambah armada,” kata Susi.

Untuk mengantisipasi ketimpangan antara jumlah pendaftar dan armada yang tersedia, Dishub Lumajang kini tengah berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

“Kami tidak berhenti sampai di sini. Kami terus berkomunikasi dengan kementerian agar bisa mendapatkan tambahan armada baru, sehingga semakin banyak pelajar di Lumajang yang terlayani,” pungkas Rasmin.

Pos terkait