Ajang Festival Literasi 2026, Kadis Perpusip Lumajang: Momentum Bangkitkan Minat Baca

Ajang Festival Literasi 2026, Kadis Perpusip Lumajang: Momentum Bangkitkan Minat Baca
Penghargaan dalam Festival Literasi Lumajang 2026. (Foto: Ist)

Lumajang, (DOC) – Festival Literasi Kabupaten Lumajang 2026 resmi digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Rabu (16/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pelajar, perpustakaan desa/kelurahan hingga perangkat daerah menerima penghargaan atas prestasi dan capaian di bidang literasi dan kearsipan.

Bacaan Lainnya

Penghargaan diberikan dalam beberapa kategori lomba. Untuk Lomba Bertutur tingkat sekolah dasar tahun 2026, penghargaan diberikan kepada SD Negeri Pakel 1, SD Negeri Gucialit 1, dan SD Negeri Pasirian 1.

Sementara pada Lomba Resensi tingkat SMP, penghargaan diberikan kepada MTs Putri Nurul Masyitoh, MTs Miftahul Ulum 2, dan SMP Al-Ikhlas.

Adapun Lomba Resensi tingkat SMA diraih oleh SMA Negeri Senduro, SMAN 1 Lumajang, dan SMAN 3 Lumajang.

Penghargaan juga diberikan kepada perpustakaan desa/kelurahan terbaik tahun 2026. Juara pertama diraih Perpustakaan Lentera Ilmu Desa Ranubedali, Kecamatan Ranuyoso.

Juara kedua diraih Perpustakaan Sinar Ilmu Desa Klakah, Kecamatan Klakah. Sedangkan juara ketiga diraih Perpustakaan Kasih Ibu Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari.

Selain bidang literasi, Festival Literasi Lumajang juga menjadi momentum pemberian penghargaan kearsipan berdasarkan hasil audit pengawasan kearsipan internal tahun 2025.

Juara pertama diraih Kelurahan Jogotrunan. Juara kedua diraih Kecamatan Lumajang dan juara ketiga diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang Indra Wibowo Laksana mengatakan, Festival Literasi 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam meningkatkan budaya gemar membaca sekaligus kecakapan literasi masyarakat.

“Pelaksanaan Gebyar Festival Literasi Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang dalam meningkatkan budaya gemar membaca dan kecakapan literasi masyarakat,” kata Indra, Kamis (17/9/2026).

Menurut Indra, Festival Literasi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, media dan masyarakat.

Baca Juga:  Lumajang Raih Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Jawa Timur

Selain itu, festival menjadi sarana untuk memperluas akses masyarakat terhadap buku dan sumber informasi.

“Festival ini juga memberikan ruang promosi bagi komunitas literasi, perpustakaan, penerbit, pelaku usaha dan mitra kegiatan,” ujarnya.

Indra menambahkan, kegiatan literasi juga diharapkan dapat mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan menyimpan buku, tetapi juga berkembang sebagai ruang pembelajaran dan pemberdayaan.

Salah satu capaian yang didorong melalui rangkaian Festival Literasi 2026 adalah meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan literasi.

Selain itu, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk memperoleh buku dan berbagai sumber informasi.

“Terfasilitasinya komunitas literasi dan perpustakaan untuk menampilkan karya, inovasi serta praktik baik juga menjadi bagian dari capaian yang kami dorong,” jelas Indra.

Menurutnya, interaksi antara komunitas literasi, satuan pendidikan, pemerintah, dunia usaha, media dan masyarakat juga penting untuk membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.

Pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang pembelajaran, informasi, kreativitas dan pemberdayaan masyarakat diharapkan terus meningkat.

“Harapannya tumbuh semangat membaca, belajar, berkarya dan berbagi pengetahuan di masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait