D-ONENEWS.COM

Peradaban dan Perkembangan Budaya Jawa Surakarta di Akui UNESCO

Solo,(DOC) – Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa, Sabtu (9/10/2021) membuka Festival Kebudayaan Jawa Surakarta di Ndalem Purwohamijayan Karaton Kasunanan Surakarta. Festival digelar dalam merupakan kegiatan pendukung Solo Great Sale 2021 dan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-76.

Teguh Parkosa mengatakan, Kota Surakarta merupakan pusat peradaban dan perkembangan budaya Jawa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

Karaton Surakarta, Pura Mangkunegaran dan berbagai tradisi masyarakat Surakarta yang sampai saat ini masih dilestarikan, kata Teguh, menjadi bukti, bahwa budaya Jawa masih relevan untuk mendukung pembangunan daerah dan bangsa.

“Pembangunan karakter masyarakat Kota Solo menyumbang kelestarian Budaya Jawa pada era globalisasi dan digitalisasi saat ini,” kata Teguh.

Pemerintah Kota Surakarta memberikan penghargaan atas segala inovasi dan kreasi termasuk dalam ranah pelestarian Kebudayan Jawa sekaligus dalam rangka promosi potensi budaya pada masyarakat dan daerah luas.

Kantong – kantong budaya dan seni harus ada di setiap wilayah Kota Surakarta untuk mendukung Kota Surakarta sebagai Kota Budaya.

Dengan hidup dan berkembangnya kantong seni, diharapkan akan memperkuat kepribadian dan budaya asli Jawa masyarakat Kota Surakarta.

Penyelengaraan Festival Kebudayaan Jawa, lanjut Teguh, sudah cocok diselenggarakan di lingkungan karaton. Ia menyebut, rumah atau ndalem seperti  Purwohamijayan, masih banyak terdapat di Solo dan tinggal memilih yang masih terawat dengan baik untuk dimanfaatkan.

“Nguri – uri Budaya Jawa yang benar – benar tidak hanya untuk masyarakat kita namun bisa dinikmati masyarakat selain Jawa dan masyarakat internasional. Event- even serupa harusnya terus digelar meskipun masih dalam masa pandemi,” ucapnya.

Festival dibuka dengan gelar Tari Prawiroguno yang dipersembahkan Sanggar Tari Suryo Sumirat Surakarta, Tari Gambyong Retno Kusumo Berbagai tarian akan dipertunjukkan selama 2 hari dari berbagai instansi khususnya dari para personel TNI.

Kegiatan Kebudayaan Jawa tersebut diharapkan dapat menginspirasi generasi masa kini dengan mengambil nilai – nilai filosofisnya.

Prosesi adat pengantin Jawa Surakarta, peragaan pakaian adat Jawa, penampilan barisan Prajurit Karaton Kasunanan Surakarta, dan berbagai gelar tari akan ditampilkan dalam festival ini.

Festival Kebudayaan Jawa yang berlangsung selama dua hari Dalem Purwohamijayan yang dulunya bernama Purwodiningratan dikuti oleh berbagai kelompok seni, instansi dan pembukaannya dihadiri jajaran Korem Surakarta, Ketua DPRD, Sekda Surakarta, jajaran OPD Pemerintah Kota Surakarta dan masyarakat budaya Surakarta.

Saksikan SIPA, Menparekraf: Moment Kebangkitan Pariwisata Ekonomi Kreatif  

Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekarf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno menyaksikan Solo International Performing Arts (SIPA) 2021 hari kedua di Bengawan Park, Jumat (8/10/2021).

SIPA 2021 hari kedua menampilkan beberapa seniman antara lain Ngalambeksa Community (Malang), Joko SSP feat Wiwin Andie Fashion Designer (SOLO), Wasi Bantolo (SOLO), Srawung Dance Studio (Suroboyo), Pecas Ndahe (Solo), dan Maskot SIPA 2021 Endah Laras.

Menparekraf, Sandiaga Uno dalam sambutannya berharap event SIPA bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia menekankan bahwa dengan terkendalinya pandemi maka event pariwisata dapat terus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ada.

“Event SIPA akan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Mudah-mudahan dapat menyemangati dan membangun optimisme bagi masyarakat,” jelasnya.

Sandiaga menambahkan bahwa konsep event seperti SIPA 2021 dapat menjangkau lebih luas karena ditampilkan secara online.

“Kita harus mampu adaptasi di tengah situasi sehingga penyelenggaraan event dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

SIPA 2021 menggabungkan daring dan luring dengan penonton terbatas dengan membawa tema optimisme tentang kebangkitan panggung seni di tengah segala keterbatasan saat ini. Seperti tema besar SIPA 2021 The Great Lights of Arts yang diartikan seni tak hanya memanjakan mata tapi juga jadi penerang kehidupan.(jj/r7)

Loading...

baca juga