Persiapan Pemilu 2019, KPU Surabaya Mulai Distribusikan Surat Suara Hingga Gelar Bimtek Petugas PPK

foto ; Para petugas PPK di 31 kecamatan mengikuti Bimtek dan Simulasi Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2019 di Graha KPU lantai 3 Surabaya

Surabaya,(DOC) – Distribusi surat suara Pemilu 2019 dimulai secara bertahap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya ke-31 kecamatan, sejak Kamis(4/4/2019) hari ini.

Ditargetkan distribusi surat suara Pemilu 2019 ini, akan berlangsung sampai Senin(8/4/2019) pekan depan.

Bacaan Lainnya

“Hari ini surat suara di distribusikan ke 8(delapan) kecamatan terlebih dahulu. Distirbusi akan bertahap sampai seluruh kecamatan di Surabaya menerima surat suara Pemilu 2019,” ungkap Nus Syamsi Ketua KPU Surabaya, saat di temui disela-sela acara Bimtek Panitia Pemungutan Kecamatan(PPK) di graha KPU, Kamis(4/4/2019).

Ia menjelaskan, 8 kecamatan yang menerima distribusi surat suara Pemilu 2019 tahap pertama yakni Kecamatan Wonokromo, Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Gayungan, Dukuh Pakis, Benowo dan Sambikerep.

Jumlah surat suara yang di kirim sebanyak 2.134.454 pemilih ditambah 2 persen dari DPT untuk masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Jumlah surat suara itu, sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan. Tambahan 2 persen adalah cadangan surat suara yang rusak atau salah coblos. Total TPS(tempat pemungutan suara,red) pada Pemilu 2019 sekota Surabaya sebanyak 8.146 TPS ,” jelas Nur Syamsi

Nur Syamsi menambahkan, pengiriman distribusi surat suara Pemilu 2019, dimulai dari gudang KPU yang berada di daerah Bulak, lalu dikirim ke gudang yang tersedia di masing-masing kantor kecamatan untuk disimpan.

“Ada empat kantor kecamatan yang gudangnya tidak mampu menampung surat suara sehingga harus dipindah ke gudang lain,” tambahnya.

foto : Nur Syamsi Ketua KPU Surabaya

Empat kantor kecamatan yang tidak mampu menampung surat suara meliputi Kecamatan Wonokromo yang dialihkan ke Gelora Pancasila, Kecamatan Tambaksari dialihkan ke gedung PKK Tambaksari, Kecamatan Sawahan dialihkan Balai RW di Kupang Timur dan Kecamatan Semampir dialihkan ke aula Kelurahan Sidotopo dan Ampel.

Mengenai keamanan surat suara, Nur Syamsi menegaskan bahwa KPU Surabaya sudah bekerja sama dengan pihak Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk membantu mengamankan selama proses Pemilu 2019 berlangsung, termasuk keamanan surat suara mulai dari masa penyimpanan hingga pada hari pencoblosan.

“Prinsipnya kita berkoordinasi dengan pihak keamanan, mungkin ada yang langsung dikawal terus, disegel dan ada yang menjaga dari petugas keamanan,” katanya.

Sementara mengenai persiapan penyelenggaraan Pemilu 2019 secara keseluruhan, Nur Syamsi menegaskan, bahwa semuanya sudah dilakukan, mulai distribusi logistik hingga bimbingan kepada petugas PPK.

“Untuk teknis penyelenggaraan, kami memberikan Bimtek (bimbingan teknis,red) kepada petugas PPK, bagaimana cara penghitungan suara usai pencoblosan sampai peralatan yang harus digunakan agar penyelenggaraan Pemilu di Surabaya berjalan lancar,” pungkasnya.(robby/r7)