Politisi PSI asal Sumenep Minta Masyarakat Sadar Tak Pilih Caleg Eks Koruptor

Sumenep,(DOC) – Politisi muda dari Partai Solideritas Indonesia (PSI) Habib Husin Shahab merasa kecewa mendengar putusan Mahkamah Agung (MA) yang meloloskan eks koruptor boleh nyaleg.

Dirinya membaca isi UU Pemilu, memang tidak ada larangan kepada eks koruptor untuk nyaleg dan yang mengesahkan undang-undang tersebut anggota dewan sebelumnya pada tahun 2017.

“Undang-undang ini memang membuka lebar bagi mantan-mantan maling yang sebelumnya sudah dipenjara dan tobat dibolehkan nyaleg. Walaupun sudah membuat pernyataan dari eks koruptor itu, tapi ini akan menjadi presenden buruk dalam perpolitik nasional. Artinya, masyarakat akan menilai bahwa perbuatan seorang politisi mencuri uang rakyat akan dianggap hal yang wajar. Dan ini akan menjadi pembelajaran bagi politisi muda, tidak mendidik. Ini harus dicegah,” ungkap Husin Shahab seorang intelektual muda asal Sumenep Madura.

Ia memberikan analogi, seorang pembantu rumah tangga yang sudah mengambil harta kekayaan di rumahnya, lalu ditangkap dan dipenjara. Setelah keluar dan bertobat, pembantu itu kembali lagi melamar kerja di rumahnya.

“Kalau saya waras, apa mungkin saya terima orang tersebut kerja lagi?, sedangkan dia sudah banyak menghabiskan uang saya?. Logikanya, secara umum orang akan menolak karena khawatir orang tersebut akan mengulangi lagi,” paparnya.

Nah kekhawatiran ini juga akan dirasakan oleh rakyat apabila eks koruptor diperbolehkan menjadi wakil rakyat. Jelas rakyat tidak akan terima soal ini.

“Seharusnya putusan MA itu lebih bijak dan lebih mementingkan kondisi sosial saat ini. Masyarakat sudah muak dengan anggota dewan yang tidak bekerja dan bahkan hanya untuk memperkaya dirinya dan kelompoknya,” tegasnya.

Pernyataan Caleg PSI ini, bertujuan mengajak masyarakat untuk sadar soal ini. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menerima uang Caleg yang hanya mau beli suara saja.

“Dengan membeli suara, maka nanti ketika jadi dewan, dia tak merasa punya tanggungan. Kan sudah beli suaranya, jadi buat apa tanggung-jawab. Saya mengajak masyarakat Madura khususnya untuk pilih Caleg yang betul-betul ingin membawa perubahan,” katanya.(saf/r7)