D-ONENEWS.COM

Prihatin Tragedi Kanjuruhan, Pelajar SMP di Lumajang Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama

Lumajang,(DOC) – Tragedi tewasnya ratusan suporter Aremania dalam laga Arema FC vs Persebaya yang berlangsung pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, membuat masyarakat prihatin.

Pasalnya, dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan terdapat sekitar 448 orang menjadi korban. Dari data tersebut 125 orang meninggal dunia, 302 orang mengalami luka ringan, dan 21 orang menderita luka berat.

Tentu saja hal ini menarik simpatik banyak elemen masyarakat. Tak terkecuali ratusan siswa SMP Negeri 4 Lumajang menggelar gaib dan doa bersama. Kegiatan itu di tujukan untuk para korban tragedi kanjuruhan pascalaga BRI Liga 1 antara Arema Malang kontra Persebaya Surabaya.

Kepala SMPN 4 Kabupaten Lumajang Mamik Setyawati mengungkapkan, salat gaib ini merupakan bentuk simpati terhadap meninggalnya para suporter dan petugas yang gugur dalam insiden tersebut.

“Kami ingin memberikan doa terbaik kepada para korban. Juga sebagai sebagai bentuk kepedulian kepada keluargan korban di tinggalkan agar selalu tabah,” katanya.

Di jagat kulit bundar tragedi Kanjuruhan disebut-sebut jauh lebih mengerikan dari peristiwa berdarah di Stadion Heysel, saat final Liga Champions Liverpool vs Juventus. Penyebab kurang lebih sama. Panpel melanggar prosedur pertandingan, aparat terlalu represif, dan suporter tidak dewasa menerima hasil pertandingan.

Sementara itu, Muzaki salah seorang pelajar berharap, kejadian Kanjuruhan bisa dijadikan pelajaran semua pihak yang terlibat dalam dunia sepak bola di Indonesia. Sebab, ia menginginkan sepak bola bisa selalu eksis. Sepak bola bisa benar-benar menjadi panggung sportivitas.

“Sebagai pelajar dan pecinta bola peristiwa ini kami jadikan pelajaran berharga, semoga kejadian yang memilukan ini tidak terulang di kemudian hari,” harapanya.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Akibat kerusuhan itu, 125 orang meninggal dunia. Korban berasal dari suporter Aremania dan dua anggota kepolisian.(imam)

Loading...

baca juga