D-ONENEWS.COM

Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Jokowi: Bisa Bermanfaat untuk 600 Hektar Sawah

Pacitan (DOC) – Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur, Minggu (14/2). Jokowi mengapresiasi pembuatan bendung yang dimulai sejak enam tahun lalu dan kini telah rampung.

“Alhamdulillah pada siang hari ini, Bendungan Tukul yang telah dimulai 6 tahun yang lalu dengan biaya Rp 916 miliar, hari ini, sudah selesai dan siap difungsikan,” ujar Jokowi dalam sambutannya, dilansir dari Kumparan, Minggu (24/3).

Jokowi menilai Bendungan Tukul berperan penting untuk mengendalikan banjir dan mengairi sawah. Dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik air, Bendungan Tukul bisa bermanfaat mengairi 600 hektar sawah sehingga meningkatkan indeks pertanaman.

“Irigasi dan juga penyediaan air baku yang di sini nanti kurang lebih 300 liter per detik, dan tentu saja ini adalah untuk warganya Bapak Bupati Pacitan,” tutur Jokowi.

“Bendungan ini bisa memberikan manfaat yang sangat besar, yaitu 600 hektar sawah sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari yang biasanya 1 kali menanam padi dan 1 kali tanam palawija, menjadi 2 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija,” tambahnya.

Jokowi berharap Bendungan Tukul akan menjadi infrastruktur yang bisa memperkuat ketahhanan pangan dan ketahanan air di Pacitan. Jokowi meminta Pemprov Jatim dan Pemkab Pacitan memanfaatkan Bendungan Tukul dengan baik.

“Sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan bagi masysarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah dan memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” ucapnya.

Peresmian Bendungan Tukul melengkapi 65 bendungan di seluruh Indonesia yang sudah difungsikan, seperti Bendungan Raknamo di NTT, Bendungan Rotiklot di NTT, Bendungan Tanju di NTB, Bendungan Mila di NTB, Bendungan Teritip di Kalimantan Timur, Bendungan Gondang di Jawa Tengah, Bendungan Sei Gong di Kepri, dan Bendungan Nipah di Jawa Timur.

Di peresmian Bendungan Tukul, Jokowi hadir didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, dan Mensesneg, Pratikno. Setelah sambutan, Jokowi menekan sirine peresmian dan menandatangani prasasti. Acara dilanjutkan dengan meninjau bendungan.

Loading...