SDIT Al Falah Dinilai Inovatif, Wamen Fajar Dorong Sekolah Lain Lakukan Hal Serupa

SDIT Al Falah Dinilai Inovatif, Wamen Fajar Dorong Sekolah Lain Lakukan Hal Serupa
SDIT Al Falah Dinilai Inovatif, Wamen Fajar Dorong Sekolah Lain Lakukan Hal Serupa

Sukabumi,(DOC) – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Falah di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menarik perhatian nasional berkat kebijakan unik yang diterapkannya, yakni tidur siang setelah makan siang bagi siswa. Program ini menjadi sorotan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut pada Kamis (20/2).

Dalam kunjungannya, Wamen Fajar memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan SDIT Al Falah yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan perhatian pada kesejahteraan fisik dan mental siswa. Ia menyebut kebijakan ini sebagai contoh nyata pendidikan yang utuh dan menyeluruh.

Bacaan Lainnya

“Tidur siang yang teratur dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kesehatan anak-anak. Ini langkah inovatif yang sejalan dengan prinsip pendidikan berorientasi pada kesejahteraan siswa,” ujar Fajar.

Kepala Sekolah SDIT Al Falah, Eneng Ratni Sulastri, menjelaskan bahwa program tidur siang merupakan bagian dari rutinitas sekolah yang dirancang untuk menjaga fokus belajar. Kebijakan ini tidak di terapkan setiap hari, melainkan pada hari-hari tertentu yang telah di jadwalkan secara berkala.

“Setelah makan siang, siswa di beri waktu sekitar 30 menit untuk beristirahat sebelum kembali belajar. Kami melihat ini membantu anak-anak tetap segar dan siap menerima pelajaran di sesi siang,” jelas Eneng.

Kenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Tak hanya meninjau kebijakan tidur siang, Wamen Fajar juga berdialog langsung dengan para siswa. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk mengenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Gemar Belajar, Makan Sehat dan Bergizi, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.

“Kebiasaan yang baik perlu di bentuk sejak dini. Dengan disiplin dan rutinitas yang sehat, anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan sukses,” ujarnya kepada siswa.

Dalam upaya mendukung budaya literasi, Wamen Fajar turut membagikan buku cerita kepada siswa SDIT Al Falah. Ia berharap kegiatan membaca menjadi kebiasaan sehari-hari bagi anak-anak, karena membaca adalah jendela dunia yang memperluas wawasan dan menumbuhkan imajinasi.

Baca Juga:  Pagi Ceria dan Tujuh Kebiasaan Diterapkan di 8.000 Sekolah, Ini Kata Menteri Mu’ti

Kunjungan ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan dasar yang tak hanya fokus pada hasil akademik. Pihaknya juga membangun karakter, disiplin, dan kebiasaan hidup sehat sejak dini. (r6)

Pos terkait