Surabaya Siap Sambut Wisatawan Lewat Urban Tourism di Momen Lebaran 2025

Surabaya Siap Sambut Wisatawan Lewat Urban Tourism di Momen Lebaran 2025
Surabaya Siap Sambut Wisatawan Lewat Urban Tourism di Momen Lebaran 2025

Surabaya, (DOC) – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Surabaya di dorong untuk memanfaatkan momen mudik guna mempromosikan diri sebagai destinasi wisata perkotaan atau urban tourism. Tradisi mudik yang selalu di nantikan masyarakat di nilai memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Di saat yang sama, ini menjadi peluang untuk mengenalkan wajah baru pariwisata Surabaya.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Andri Ariyanto, menilai peningkatan pergerakan masyarakat pasca pandemi seharusnya di sambut dengan strategi yang tepat.

Bacaan Lainnya

“Setelah pandemi, minat masyarakat untuk mudik dan berwisata saat Lebaran terus meningkat. Di tambah cuti bersama yang panjang, ini jadi peluang besar bagi kota-kota seperti Surabaya,” ujar Andri, Kamis (27/3/2025).

Menurutnya, Surabaya sudah punya modal kuat untuk bersaing di sektor urban tourism. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini aktif membangun berbagai pusat wisata baru.

“Urban tourism adalah pariwisata yang berfokus pada aktivitas di kota besar. Ini mencakup kunjungan ke tempat-tempat budaya, sejarah, hiburan, belanja, dan kuliner,” jelasnya.

Titik Potensial

Ia menyebut Surabaya memiliki banyak titik yang bisa di angkat sebagai daya tarik. Di antaranya adalah monumen, museum, bangunan bersejarah, galeri seni, teater, dan pusat perbelanjaan.

Pasar tradisional, butik lokal, serta kuliner khas seperti rawon, lontong balap, dan rujak cingur juga di sebut punya potensi besar.

Selain itu, kawasan pesisir seperti pelabuhan tua dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran juga bisa di kembangkan sebagai wisata bahari dalam konteks urban.

Andri menekankan bahwa urban tourism tidak hanya soal destinasi, tetapi juga pengalaman menyeluruh tentang kehidupan kota.

“Mulai dari arsitektur, pola aktivitas sosial, hingga suasana ruang publik, semua jadi bagian dari daya tarik kota,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Surabaya bersama masyarakat bisa menyambut wisatawan dengan baik dan ramah selama musim mudik dan libur Lebaran.

Baca Juga:  Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

“Kalau urban tourism ini di kelola dengan serius, Surabaya bisa memperkuat posisinya sebagai kota global. Sejajar dengan kota-kota besar dunia lainnya,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait