Lokasi yang diduga menjadi proyek fiktif itu dikembangkan oleh PT Makmur Tentram Berprestasi (MTB) Property, yang kini tengah disorot karena menjual kavling yang belum memiliki kejelasan hukum maupun fisik.
Headlines
Tag: HukumProperti
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
