“Kita siap menjadi implementor pertama jika pemerintah pusat merevisi aturan atau kebijakan terkait beras fortifikasi. Regulasi idealnya di terbitkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai otoritas resmi,” ujar Khofifah.
Headlines
Tag: Pendidikan
Muhammadiyah Apresiasi Kado HUT RI dari Presiden untuk Guru
“Guru adalah garda terdepan. Melalui Kado Presiden ini, negara hadir untuk memastikan kompetensi dan kesejahteraan guru terus meningkat,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Jatim Kirim ASN ke Singapura, Fokus Reformasi Birokrasi dan Layanan Publik
“Kami ingin ASN Jatim belajar langsung dari praktik terbaik yang telah dilakukan Singapura. Harapannya, birokrasi kita makin inovatif, profesional, dan adaptif terhadap tantangan global,” kata Gubernur Khofifah.
Dr. Suli Da’im Pimpin IKA UM Surabaya, Siap Gerakkan Alumni untuk Kampus dan Masyarakat
Surabaya,(DOC) – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Suli Da’im, S.Pd., S.M., M.M., terpilih […]
MK Wajibkan SD–SMP Gratis, Surabaya Tunggu Juknis Pusat
Surabaya,(DOC) – Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (27/5/2024) di Jakarta Pusat memutuskan bahwa pemerintah pusat […]
Surabaya Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Harganas Jatim ke-32
Surabaya,(DOC) – Kota Surabaya mencatat prestasi gemilang dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Provinsi […]
Atap Kelas SDN Kuterenon 3 Lumajang Ambruk, Siswa Selamat
Lumajang,(DOC) – Atap ruang kelas SDN Kuterenon 3 di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, ambruk pada […]
Prof Madyan Terpilih Rektor UNAIR, Khofifah: Semoga Makin Mendunia
Surabaya,(DOC) – Prof. Dr. Muhammad Madyan terpilih sebagai Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) periode 2025-2030 dalam […]
Mendikdasmen Perkenalkan Konsep JK-3Ship untuk Pendidikan Bermutu
Depok,(DOC) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kebersamaan merupakan kunci […]
Finlandia Lirik Surabaya sebagai Mitra Sister City di Indonesia
Surabaya, (DOC) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, membuka peluang kerja sama erat dengan Finlandia […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.









