2.961 Penerbangan Terganggu Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap dan material vulkanik dari kawah di kawasan Selat Sunda.

Tangerang, (DOC) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan ada 2.961 penerbangan di tanah air terganggu dampak peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) dalam tiga hari terakhir.

Bacaan Lainnya

“Ada 2.961 penerbangan yang terdampak, di antaranya adalah 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional,” ujar AHY, Senin (7/9/2026)

Ia merinci dari ribuan penerbangan yang terganggu tersebut, sebanyak 341.000 penumpang mengalami dampak langsung berupa pembatalan perjalanan udara.

Di mana, lanjutnya, akibat sebaran abu vulkanik yang masif juga telah mengganggu operasional sejumlah bandara utama dan penyangga untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga terpaksa ditutup sementara.

“Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Taufiq Kiemas (Lampung Barat), Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Bandara Budiarto (Curug), serta Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan),” ungkapnya.

Ia mengatakan sebagai antisipasi lonjakan atau penumpukan penumpang serta menjaga kelancaran konektivitas nasional, pemerintah saat ini telah menyiapkan lima bandara alternatif yang beroperasi penuh selama 24 jam mulai Senin ini.

Adapun dari kelima bandara pengalihan tersebut meliputi; Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat; Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah; Bandara Adi Soemarmo di Surakarta, Jawa Tengah; Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DIY; dan Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur.

“Pemerintah juga terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau secara berkala melalui koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan penerbangan dan pelayanan optimal bagi masyarakat yang terdampak,” kata dia. (rd)

Baca Juga:  Pilot Malaysia Selundupkan 25 Kg Ekstasi ke Indonesia

Pos terkait