Lumajang, (DOC) – Pasangan suami istri di Dusun Tulusrejo 1, RT 7 RW 2, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang mendapatkan bantuan rumah layak huni dari Jasmas Partai Gerindra.
Selama ini Edi bersama istrinya dan anaknya menempati rumah yang hanya bertutupkan kalsiboard dan ditempelkan ke tiang bambu sebagai dindingnya.
Dimana atap asbesnya di pasang ala kadarnya, biar terhindar dari terik matahari dan hujan.
“Kalau hujannya deras, air tetap masuk. Apalagi ketika hujan angin,” ucap Edi.
Sementara Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang mengatakan, kondisi rumah pasangan pasutri ini memang tidak layak ketika hujan apalagi bocor, dan lantainya juga dari tanah.
“Ini Harus mendapatkan perhatian semua pihak baik itu Pemerintah, eksekutif dan legisltatif,” ujar Indah usai melihat rumah Edi.
Bunda Indah menyampaikan, bantuan yang diberikan berupa uang senilai Rp 10 juta dan paket sembako.
“Dana tersebut diambil dari anggaran jaring aspirasi masyarakat di legislatif. Kebetulan ada anggaran jasmas anggota dewan, itu bisa untuk diperbantukan. Jadi kita bisa bantu,” tuturnya.
Dengan uang bantuan senilai 10 juta yang dipergunakan untuk rehab rumah agar lebih layak.
“Insya allah cukup karena sudah punya beberapa material. Para tetangga juga akan membantu tenaga,” terangnya
Selain itu, Bunda Inda juga memberikan 10 paket sembako kepada tetangga sekitar.
“Bukan di sini saja, jika ada info rumah yang tidak layak pasti kita cek. Saya berharap kedepan anggota legislatif dari Partai Gerindra terus menabur manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.
Kades Tempeh Lor Suyono menyampaikan jika keluarga Edi belum pernah tercover bantuan dari pemerintah. Baik itu bansos PKH atau pun yang lain.
“Belum mendapat bantuan, kedepan akan ada pengajuan-pengajuan ulang. Untuk yang ini kami akan bantu tenaga dan material jika ada kekurangan dari masyarakat kami,” beber Suyono.(Imam)





