Lumajang,(DOC) – Tukang becak calon haji menjadi kisah mengharukan yang datang dari Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang. Syaifuddin (71), seorang tukang becak, akan berangkat haji bersama istrinya, Sofiah (65), setelah menabung selama 47 tahun. Mereka tergabung dalam kloter 36 haji tahun 2025.
Kabar ini menyentuh banyak pihak. Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, mengunjungi kediaman Syaifuddin pada Sabtu (3/5/2025). Dalam kunjungan itu, keduanya memberikan uang saku sebagai bentuk dukungan dan doa.
47 Tahun Menabung, Haji Jadi Kenyataan
Bunda Indah mengaku terharu dan kagum atas keteguhan hati Syaifuddin. Ia menyebut bahwa haji adalah panggilan Allah yang tak selalu bergantung pada kekayaan.
“Pak Syaifuddin ini menabung lebih dari 47 tahun, dan Allah ridha memanggil beliau dalam kondisi sehat. Ini bukti bahwa haji adalah takdir Allah. Tidak semua yang punya uang bisa berangkat,” ungkap Bunda Indah.
Ia menambahkan, banyak orang berlimpah harta tetapi belum dipanggil ke Tanah Suci. Namun Syaifuddin, dengan penghasilan sederhana, justru diberi kesempatan.
Doa untuk Haji Mabrur
Bunda Indah berharap, kisah tukang becak calon haji ini menjadi inspirasi bahwa impian bisa tercapai dengan niat dan usaha yang konsisten.
“Semoga Pak Syaifuddin dan Bu Sofiah diberi kelancaran, kesehatan, dan pulang dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Syaifuddin sendiri mengaku, keinginan berhaji sudah lama tertanam. “Pertama nabung itu ya karena ada niat dari hati. Ingin sekali ibadah ke Mekah,” tuturnya.(Imam)





