Surabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa kembali melansir update pasien positif Covid-19 di Jawa Timur, Minggu(5/4/2020) sore.
Disampaikan oleh Gubernur Khofifah saat memberikan keterangan pers di gedung Negara Grahadi, bahwa jumlah pasien positif di Jatim meningkat 35 orang dan total menjadi 187 orang.
“Total yang terkonfirmasi positif di Jawa Timur sebanyak 187 orang dan ada daerah yang kemarin masih kuning, sekarang merah yaitu Bondowoso,” ujar Khofifah.
Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim, kata Khofifah, mencapai 926 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) terkait Covid-19 sebanyak 10.636 orang.
Gubernur juga menyampaikan, bahwa terdapat 8 orang yang semula terkonfirmasi positif, kini dinyatakan negatif atau sudah sembuh.
Dengan begitu persentase kesembuhan dari pasien COVID-19 di Jawa Timur naik mencapai 20,3 persen.
“Tentu kita semua menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan baik para dokter tenaga medis maupun paramedik dan semuanya yang sudah memberikan profesionalisme dan dedikasi terbaiknya untuk memberikan layanan kepada pasien yang sudah terkonfirmasi positif covid – 19 maupun yang PDP,” kata Khofifah.
Ia menambahkan, dari catatan pasien positif Covid-19 di Ponorogo, terdapat tambahan tiga orang. Kemudian Lamongan yang kemarin terdapat 10 orang positif, sekarang bertambah tiga orang lagi. Sidoarjo bertambah empat orang, Kabupaten Kediri bertambah tiga, Jombang tambah satu, Bondowoso tambah satu, Kabupaten Gresik tambah satu, Kabupaten Malang tambah tiga, Kabupaten Nganjuk tambah satu, Situbondo tambah dua, Tulungagung lima orang, Surabaya tambah tujuh orang dan Pamekasan tambah satu orang.
“Teman- teman semua, yang terkonfirmasi di layar ini, sekali lagi adalah apa yang sudah diumumkan oleh pemerintah pusat. Jadi saya ingin menyampaikan kembali bahwa konfirmasi positif Covid-19 itu data yang terkompilasi adalah sesuai dengan apa yang telah diumumkan pemerintah pusat,” ujarnya.
Sementara jumlah pasien meninggal dunia tidak bertambah, totalnya masih tetap sama yakni 14 orang atau setara 7,4 persen.(hadi)





