D-ONENEWS.COM

Waspadai 2 Titik Rawan Laka Dan 6 Titik Kemacetan di Wilayah Bojonegoro

ilustrasi (dok)

Bojonegoro,(DOC) – Para pemudik yang hendak melintasi jalan raya Bojonegoro penghubung Provinsi Jawa Timur – Jawa Tengah dihimbau untuk mewaspadai 2(dua) titik rawan kecelakaan yang berada di jalur lintas timur Bojonegoro dari arah Surabaya menuju Jawa Tengah atau sebaliknya.

Tepatnya di kilometer 7 – 8 arah Bojonegoro, desa Plesungan, kecamatan Kapas dan di kilometer 17-18 arah Babat, desa Prayungan, kecamatan Sumberrejo. Kedua titik tersebut selama ini disebut sebagai jalur maut atau blackspot Laka.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadly menjelaskan, kedua titik itu disebut blackspot Laka, karena kondisi jalan yang tidak rata atau bergelombang, dengan tikungan tajam dan jembatan menyempit.

“Posisi jalan juga tak jauh dari pertigaan dan perempatan jalan,” ungkap Kapolres.

Selain rawan Laka, diwilayah Bojonegoro juga terdapat 6 titik jalan yang rawan kemacetan panjang, akibat aktivitas pasar tumpah dan perlintasan kereta api (KA).

Masing-masing berada di lintas timur Bojonegoro menuju arah Babat Lamongan, tepatnya di KM-8. KM-16, KM-30, KM-31, KM-36 dan satu titik berada di lintas barat Bojonegoro, tepatnya di KM-33 sekitar perbatasan kecamatan Padangan dengan kecamatan Cepu, Blora Jawa Tengah.

“Kalau di KM-33 lintas barat Bojonegoro, penyebabnya persimpangan jalan dan perlintasan KA. Disitu kemacetannya bisa sampai parah hingga kendaraan berhenti,” katanya.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian dan dinas perhubungan akan melakukan langkah antisipasi diantaranya memasang rambu lalu lintas, pendirian pos pantau, serta menyiapkan jalur alternative untuk memecah kemacetan.

“Para pemudik harus berhati-hati saat melintas jalur-jalur tersebut dan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan. Berisitriahatlah jika kondisi sudah lelah atau mengantuk,” pungkasnya.(hadi/r7)

Loading...