Wawali Surabaya Armuji Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Bimtek DPRD 2009–2014

Wawali Surabaya Armuji Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Bimtek DPRD 2009–2014Surabaya,(DOC) – Wakil Wali Kota Surabaya (Wawali) Armuji memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Kamis (5/2/2026) sore.

Kedatangannya berkaitan dengan penyelidikan kasus bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Surabaya periode 2009–2014 yang kembali bergulir.

Bacaan Lainnya

Armuji tiba sekitar pukul 16.30 WIB. Ia langsung menuju ruang penyidik di lantai atas Mapolrestabes Surabaya.

Kehadirannya sempat menarik perhatian awak media yang menunggu di lokasi.

Saat memberikan keterangan, pria yang akrab disapa Cak Dji itu mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan pemanggilan pertama. Ia memilih tidak menjelaskan lebih jauh terkait materi pemeriksaan.

“Ini pemanggilan yang pertama dan perasaan biasa saja,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Penyidik kembali menelusuri kasus dugaan korupsi kegiatan bimtek DPRD Surabaya periode 2009–2014 setelah sebelumnya sempat berhenti pada tahap penyidikan. Polisi memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk Armuji, untuk mengumpulkan keterangan tambahan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Heriyanto membenarkan pemanggilan Wakil Wali Kota Surabaya tersebut. Ia menyebut penyidik telah mengagendakan pemanggilan sejak akhir Januari 2026.

“Benar ada pemanggilan Wakil Wali Kota Surabaya terkait kasus bimtek,” ujar Edy.
Sepanjang Januari 2026, penyidik juga memeriksa sejumlah staf di lingkungan Sekretariat DPRD Surabaya.

Mereka menelusuri administrasi kegiatan bimtek, mekanisme penganggaran, hingga proses pencairan dana yang bersumber dari APBD Kota Surabaya.

Melalui rangkaian pemeriksaan ini, penyidik berupaya memperjelas peran dan tanggung jawab setiap pihak yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan tersebut. Kasus bimtek DPRD Surabaya periode 2009–2014 telah menjadi perhatian penyidik sejak tahun sebelumnya dan kini kembali didalami.(r7)

Baca Juga:  Siswa SD-SMP Surabaya Kembali Masuk Sekolah, Kadispendik Tekankan Karakter dan Pembatasan Gadget

Pos terkait