D-ONENEWS.COM

1.410 Kotak Suara di Cirebon Rusak, KPU Nyatakan Siap Mengganti

Jakarta (DOC) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan siap mengganti ribuan kotak suara Pemilu yang rusak di Cirebon, Jawa Barat. Saat ini, KPU masih menunggu laporan dari KPU Jawa Barat terkait detail kerusakan.

“Kita tunggu laporan dari sana (KPU Jabar) dulu. Ya berapa jumlahnya, kerusakannya seperti apa, berapa yang masih oke,” kata Ilham di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Ilham mengatakan, dana penggantian kotak suara yang rusak diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proses penggantiannya tidak akan memakan waktu yang lama karena produksi kotak suara juga tidak memnutuhkan banyak waktu.

Selain mengganti dengan yang baru, KPU RI juga akan memerintahkan KPU Cirebon memindahkan sisa kotak suara yang masih dalam kondisi baik ke gudang penyimpanan yang baru. Baca juga: Jumlah Kotak Suara Rusak di Cirebon Bertambah jadi 1.410 Unit Harus dipastikan bahwa gudang penyimpanan tidak dalam keadaan lembap dan terjaga kadar kekeringannya.

“Pencegahan lain misalnya kami udah memerintahkan seluruh teman-seluruh di provinsi, kabupaten/kota yang ada gudangnya itu dikasih palet bawahnya karena memang ini kan rentan dengan kelembapan,” ujar Ilham.

Jumlah kotak suara pemilu rusak di Cirebon bertambah dari 696 unit menjadi 1.410 unit. Data ini mengacu pada temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat.

Ketua Bawaslu Jawa Barat Zaki menyebut, angka itu masih bersifat sementara. Jumlah kotak suara rusak masih mungkin bertambah lantaran Bawaslu masih terus melakukan pengecekan di gudang penyimpanan. Kotak suara yang digunakan untuk pemilu 2019 adalah karton kedap air atau dupleks. Setelah melalui proses uji coba, kotak suara berbahan dasar dupleks itu mampu menahan beban lebih dari 80 kilogram. Kotak suara ini pun kedap air. Namun, kedap air dalam hal ini bukan berarti kotak diguyur menggunakan air dalam jumlah banyak, tetapi misalnya terpercik air hujan.(kcm/ziz)

baca juga