Usai Tutup Sementara Karena Wabah PMK, Pasar Hewan di Lumajang Segera Dibuka

Usai Tutup Sementara Karena Wabah PMK, Pasar Hewan di Lumajang Segera DibukaLumajang, (DOC) – Kabar menggembirakan datang dari Lumajang, Jawa Timur. Setelah sempat di tutup sementara akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pasar – pasar hewan di kabupaten ini akan segera beroperasi kembali.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang. Endra Novianto, mengungkapkan bahwa keputusan ini di ambil seiring dengan menurunnya kasus PMK dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, situasi terkait PMK menunjukkan perbaikan yang signifikan. Kami telah melakukan berbagai upaya penanganan dan pencegahan, dan hasilnya menggembirakan,” ujarnya saat di konfirmasi melalui Telepon selulernya, Kamis (30/1/2025).

Menurut rencana, pasar hewan di Kecamatan Pasirian akan di buka kembali pada hari Sabtu (1/2/2025). Sementara pasar hewan di Pasar Patok Lumajang akan di buka pada hari Senin (3/2/2024).

Meskipun demikian, Endra mengimbau agar para pedagang dan pengunjung tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan bahwa semua pihak menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

Selain itu, Endra juga menyampaikan bahwa program vaksinasi hewan ternak akan terus di galakkan sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran PMK di masa mendatang.

“Kami berharap dengan di bukanya kembali pasar hewan ini, aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan dan PMK dapat terus terkendali,” pungkasnya.

Sebelumnya, pasar hewan di Lumajang di tutup sementara berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Lumajang, dengan masa penutupan berlangsung selama 11 hari. Mulai 20 Januari hingga 31 Januari 2025. Selama penutupan, DKPP telah melakukan pengobatan serta sterilisasi pasar guna mencegah penyebaran PMK lebih lanjut.

Dengan di bukanya kembali pasar hewan ini, di harapkan aktivitas jual beli ternak dapat kembali normal, dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan dan kebersihan. (Imam)

Pos terkait