Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan 2.815 dosis vaksin Meningitis untuk memenuhi kebutuhan calon jamaah haji asal Surabaya pada tahun 2025. Vaksin ini di sesuaikan dengan kuota jamaah haji Surabaya dan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengungkapkan bahwa vaksinasi Meningitis telah mencakup 65% dari total sasaran. Artinya, 35% jamaah haji masih belum di vaksin. Dinkes bekerja sama dengan Kemenag Surabaya untuk memastikan semua calon jamaah haji mendapatkan vaksin sebelum keberangkatan.
“Saat ini, 35% jamaah masih belum di vaksin. Kami terus bekerja keras untuk mempercepat proses ini,” kata Nanik.
Saat ini, vaksinasi telah memasuki gelombang kedua. Pemkot Surabaya sudah menyelesaikan pendataan dan penyuntikan vaksin untuk gelombang pertama. Sekarang, fokus Dinas Kesehatan adalah memastikan para jamaah yang belum di vaksin segera menerima vaksin.
Imbauan untuk Jamaah yang Belum Vaksin
Dinas Kesehatan mengimbau kepada semua calon jamaah haji yang belum menerima vaksin Meningitis untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat. “Vaksinasi masih di buka di seluruh Puskesmas Surabaya hingga menjelang keberangkatan,” tegas Nanik.
Pemkot Surabaya berkomitmen menjaga kesehatan para jamaah haji. Selain vaksinasi Meningitis, Dinas Kesehatan juga memastikan calon jamaah telah memenuhi persyaratan kesehatan lainnya yang di perlukan untuk keberangkatan ke Tanah Suci.
Dengan adanya vaksinasi Meningitis, Pemkot berharap para jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan sehat dan aman.(r7)





