JPO Baru Tunjungan Target Rampung Akhir 2025

JPO Baru Tunjungan Target Rampung Akhir 2025

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun ulang Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Tunjungan. Proyek ini sepenuhnya di biayai oleh investor, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bacaan Lainnya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa JPO lama sudah tidak layak pakai dan berpotensi membahayakan warga. Atas dasar itu, jembatan di bongkar dan akan di ganti dengan yang baru.

“Kalau di biarkan roboh, bahaya. Maka harus di perbaiki sesuai kondisi saat ini,” kata Eri, Selasa (12/8/2025).

Eri menegaskan, biaya pembangunan sepenuhnya berasal dari investor. Sebagai kompensasi, investor akan memanfaatkan JPO untuk pemasangan reklame guna mengembalikan modal.

“Yang membangun mereka, dan nanti bisa memanfaatkan untuk reklame,” jelasnya.

Ia mencontohkan, skema kerja sama serupa pernah di terapkan pada pembangunan Taman Harmoni, juga beberapa titik taman lain di Surabaya.

“Di Jalan Diponegoro dan Jalan Basuki Rachmat juga akan melibatkan investor,” tambahnya.

Meski di bangun oleh investor, Eri meminta desain JPO tetap memperhatikan estetika dan keselarasan dengan lingkungan sekitar.

“Tidak bisa di buat tertutup. Nanti akan di bahas dengan Dinas Cipta Karya terkait tata ruang dan bentuk jembatan,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Wiwiek Widayati, mengungkapkan bahwa JPO lama dibangun pada 1987 dan sudah rapuh berdasarkan kajian tim independen.

“Harus segera di selamatkan, jadi di bongkar dan di bangun kembali,” kata Wiwiek.

Pembangunan di targetkan rampung pada Desember 2025. JPO baru ini akan menghubungkan Siola dengan Jalan Tanjung Anom, tetap terkoneksi dengan Mal Pelayanan Publik, memiliki desain terbuka, dan berpotensi menjadi spot foto warga.

Wiwiek memastikan pengerjaan proyek tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami sudah menyesuaikan waktu pengerjaan agar tidak mengganggu,” tutupnya. (r6)

Baca Juga:  Koperasi Jadi Peluang Kerja Anak Muda, Menkop Apresiasi Langkah Surabaya

Pos terkait