Surabaya,(DOC) — Setiap 12 November, Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) sebagai pengingat perjuangan bangsa melawan wabah malaria pada 1950-an. Momen ini juga mengajak masyarakat menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.
Dalam peringatan HKN 2025, Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mendorong pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan menerapkan konsep Rumah Sakit tanpa Kelas. Ia menilai kebijakan ini akan mencerminkan keadilan sosial di bidang kesehatan.
“Manusia memiliki kedudukan yang sama di mata Tuhan Yang Maha Kuasa. Layanan kesehatan juga seharusnya tanpa kelas. Semua pasien berhak mendapat pelayanan medis dengan standar yang sama,” ujar Achmad, Selasa (12/11/2025).
Achmad menilai sistem kelas masih menimbulkan perbedaan perlakuan antara pasien. “Banyak warga merasa di beda-bedakan karena kelas layanan. Hal ini menimbulkan dampak psikologis bagi pasien dan tenaga medis,” tegasnya.
Ia juga meminta Jaminan Kesehatan Semesta di buat lebih fleksibel dan tidak terikat pada fasilitas tertentu, asalkan masih dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Membangun Indonesia sehat butuh sistem jaminan sosial yang memadai. Kemanusiaan harus lebih di utamakan daripada urusan administrasi agar tidak muncul kesenjangan layanan antarwilayah,” jelasnya.
Achmad mengingatkan, masih banyak rumah sakit belum tergabung dalam jaringan BPJS Kesehatan. “Semua rumah sakit di Indonesia perlu berpartisipasi dalam mewujudkan layanan kesehatan berkualitas untuk rakyat,” pungkasnya.(r7)





