HIMA PRODI Ekonomi Syariah UHW Perbanas Dorong UMKM Randu Agung Masuk Ekosistem Digital

HIMA PRODI Ekonomi Syariah UHW Perbanas Dorong UMKM Randu Agung Masuk Ekosistem DigitalSurabaya,(DOC) – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA PRODI) Ekonomi Syariah Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya mendorong pelaku UMKM di Kampung Randu Agung Permai, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya bertransformasi ke ekosistem usaha digital.

Melalui program “Eksya Mengabdi”, mahasiswa mengajak pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat daya saing usaha di tengah perubahan pola bisnis modern.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pengabdian masyarakat itu mengusung tema “UMKM Go Digital sebagai Penguatan Ekonomi Masyarakat” dan berlangsung di Jalan Randu Agung Permai.

Panitia menghadirkan Praktisi IT sekaligus Dosen Informatika UHW Perbanas Surabaya, Hariadi Yutanto, S.Kom., M.Kom., sebagai narasumber. Kegiatan itu juga dihadiri Lurah Sidotopo Wetan Bimo Bidjaksono, Ketua RW Siswanto, dan dosen pendamping Zubaidah Nasution, S.E., M.SEI.

Ketua pelaksana kegiatan, Jibdatun Nabila mengatakan program tersebut menyasar pelaku UMKM rumahan yang masih mengalami kendala dalam pemasaran digital dan penggunaan sistem pembayaran non-tunai.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM agar lebih siap menghadapi perkembangan digital, mulai dari penggunaan QRIS, pembuatan logo usaha, hingga membuka toko di e-commerce,” ujar Jibdatun, Minggu (17/5/2026).

Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapat pemahaman mengenai peluang pasar digital di Indonesia. Mahasiswa juga mengenalkan berbagai platform digital untuk membantu pelaku usaha memperluas pasar tanpa membuka toko fisik besar.

Hariadi Yutanto menjelaskan, telepon genggam kini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan omzet usaha.

“Digitalisasi UMKM bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan modal HP dan kemauan belajar, pelaku usaha bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Peserta juga mempelajari strategi pemasaran digital. Mereka belajar teknik foto produk dengan pencahayaan alami dan memanfaatkan aplikasi desain gratis seperti Canva dan Snapseed.

Baca Juga:  HJKS 733, Surabaya Hadirkan Diskon Wisata: Tiket Cuma Rp733 Sepanjang Mei

Selain itu, panitia mengenalkan WhatsApp Business sebagai katalog produk digital. Peserta juga mempelajari Instagram untuk branding serta marketplace seperti Shopee dan Tokopedia guna memperluas jangkauan penjualan.

Mahasiswa turut mengajak peserta memahami potensi TikTok sebagai media promosi yang efektif. Konsistensi membuat konten dan siaran langsung dinilai mampu meningkatkan interaksi dengan calon pembeli.

Dampingi Pembuatan QRIS dan Toko Online

Program “Eksya Mengabdi” tidak berhenti pada sosialisasi. Panitia juga mendampingi peserta membuat QRIS, membuka toko online, dan mendesain logo usaha agar terlihat lebih profesional.

Warga menyambut positif kegiatan tersebut karena membantu pelaku UMKM memahami sistem pembayaran digital dan strategi pemasaran online.

Melalui program itu, HIMA PRODI Ekonomi Syariah UHW Perbanas Surabaya berharap UMKM Kampung Randu Agung mampu mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan daya saing usaha.

“Jangan tunggu sempurna, mulailah jualan hari ini,” menjadi pesan penutup kegiatan tersebut sebagai ajakan agar pelaku UMKM berani memanfaatkan teknologi untuk membuka peluang usaha lebih luas.(ode/r7)

Pos terkait