Konser Denny Cak Nan di SUBEC Surabaya berakhir ricuh. (Foto: Ist)
Surabaya, (DOC) – Polrestabes Surabaya membeberkan kronologi kericuhan yang terjadi dalam konser penyanyi Denny Caknan di kawasan eks Hi-Tech Mall (THR), Minggu (5/7/2026) malam. Konser gratis dalam rangka Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) tersebut berujung ricuh setelah massa penonton yang membeludak memaksa masuk hingga menjebol pintu gerbang.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, mengungkapkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan total 21 orang mengalami luka-luka, termasuk salah satu personel aparat keamanan.
“Total ada 21 orang terluka, termasuk satu anggota Babinsa,” ujar AKP Hadi Ismanto saat dikonfirmasi pada Senin (6/7/2026).
Dari total korban tersebut, 12 orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit (RS) untuk mendapatkan perawatan intensif, 8 orang ditangani langsung oleh tim medis di lokasi kejadian, dan satu orang telah diperbolehkan pulang.
AKP Hadi Ismanto mengatakan bahwa pukul 16.00 WIB pintu masuk area konser resmi dibuka. Penonton mulai mengalir masuk melalui pintu utama dengan pemeriksaan ketat yang dijaga oleh pihak security internal dan Satpol PP. Tak lama kemudian, rangkaian acara panggung hiburan rakyat dimulai. Pada sore hari, situasi di dalam maupun di luar area venue terpantau aman dan berjalan normal seperti biasa.
“Sekitar pukul 19.27 WIB kondisi mulai tidak kondusif saat area lapangan di dalam SUBEC sudah hampir penuh. Massa penonton yang tertahan di luar area mulai tidak sabar dan nekat merangsek maju. Mereka memaksa masuk hingga menyebabkan pintu gerbang utama SUBEC jebol,” terangnya.
Sekitar pukul 19.45 WIB, ungkapnya petugas keamanan langsung membuat pagar betis untuk menyekat arus massa. Namun, kerumunan penonton dari luar tetap bersikeras merangsek masuk dan menghiraukan imbauan petugas. Pagar penyekat darurat tersebut akhirnya kembali jebol akibat kalah jumlah.
“Akibat aksi saling dorong dan berdesakan di tengah lautan manusia, sejumlah penonton mulai bertumbangan. Beberapa di antaranya mengalami luka fisik dan pingsan, sehingga tim medis di lapangan langsung bergerak melakukan evakuasi darurat,” imbuhnya.
Kemudian pukul 20.20 WIB, Denny Caknan naik ke atas panggung untuk memulai penampilannya. Di saat yang sama, tensi di luar pagar masih tinggi dan petugas terus berjibaku menghalau sisa penonton yang mencoba merangsek ke area depan panggung.
30 menit setelahnya, aparat keamanan memperketat barisan dengan melakukan penyekatan total di area pintu masuk guna memastikan tidak ada lagi penonton tambahan yang bisa menerobos masuk ke dalam venue SUBEC.
“Pukul 21.45 WIB, konser pesta rakyat tersebut akhirnya dinyatakan selesai, dan massa perlahan mulai membubarkan diri secara kondusif,” tandasnya.
Sebagai informasi, konser soft launching SUBEC ini digelar tanpa dipungut biaya alias gratis karena didukung penuh oleh partisipasi para sponsor. Hal ini ditengarai menjadi pemicu utama membeludaknya jumlah penonton hingga melebihi kapasitas aman di dalam lapangan.



