Menjamin Masa Depan Atlet, KONI Jatim dan Untag Buka Akses Pendidikan Tinggi

Menjamin Masa Depan Atlet, KONI Jatim dan Untag Buka Akses Pendidikan Tinggi
MoU antara Koni Jatim dan Untag Surabaya terkait pendidikan atlet berprestasi. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – Kehidupan atlet tidak berhenti saat medali dipeluk atau piala diangkat. Mengantisipasi ketidakpastian masa depan atlet setelah pensiun dari arena pertandingan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menjalin kemitraan strategis dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung R. Ing. Soekonjono, Kamis (10/9/2026) tersebut, memfokuskan pembinaan pada aspek akademik, beasiswa, hingga pembekalan wirausaha bagi para atlet daerah.

Bacaan Lainnya

Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merangkum empat pilar utama. Selain memberikan jalur beasiswa bagi atlet daerah berprestasi serta penguatan tridarma perguruan tinggi, Untag juga membuka pintu studi lanjut hingga jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).

Tidak kalah penting, aspek kemandirian finansial juga disiapkan melalui pelatihan kewirausahaan.

“Tantangan terbesar atlet sering kali muncul ketika karier olahraganya berakhir. Melalui pembinaan kewirausahaan, kami ingin memastikan mereka memiliki kesiapan dan kemandirian ekonomi,” ujar Harjo.

Untuk memastikan agenda akademis tidak membentur jadwal latihan rutin maupun kejuaraan, Untag menerapkan sistem perkuliahan yang adaptif. Melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengalaman serta rekam jejak prestasi atlet dapat dikonversi hingga 75 persen dari total beban studi. Fasilitas hybrid learning dan pendidikan jarak jauh juga disiagakan untuk mendukung fleksibilitas belajar.

Kebijakan beasiswa ini mendapat dukungan penuh dari Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya. Sekretaris YPTA, Dr. IGN Anom Maruta, menyebutkan bahwa regulasi teknis terkait kriteria penerima dan mekanisme bantuan saat ini sedang difinalisasi oleh pihak yayasan.

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, mengapresiasi komitmen Untag Surabaya dalam memfasilitasi masa depan para patriot olahraga. Menurutnya, perhatian terhadap atlet tidak boleh berhenti saat mereka masih menyumbang prestasi semata.

Baca Juga:  KONI Jatim Beri Gelar Gubernur Khofifah Bunda Olahraga

“Jangan sampai atlet hanya dimanfaatkan saat berada di puncak prestasi, lalu dibiarkan berjuang sendiri begitu masa keemasannya usai. Penanganan yang berkelanjutan adalah bentuk keadilan bagi mereka,” tegas Nabil.

Nabil menambahkan, pembekalan wirausaha menjadi krusial mengingat besarnya potensi ekonomi di sektor olahraga. Apalagi, Jawa Timur tengah bersiap menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim X/2027 yang bakal melibatkan sekitar 23.000 atlet dan pelatih.

Sebagai langkah lanjutan, KONI Jatim akan segera menyosialisasikan program kemitraan ini ke pengurus KONI tingkat kabupaten/kota serta pengurus cabang olahraga di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Kami berharap langkah ini mampu meretas jalan bagi terciptanya iklim olahraga yang tidak hanya berburu medali, tetapi juga menjamin kualitas hidup para atletnya,” pungkasnya.

Pos terkait