Lumajang,(DOC) – Penutupan lokalisasi di Tanjung Elmo, kampung Asei Distrik, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua beberapa pekan lalu, membuat 17 Pekerja Seks Komersial(PSK) asal Lumajang, Jawa Timur di pulangkan.
Data yang di himpun d-onenews.com di kantor Sosial Lumajang, 25 wisma yang berada di lokalisasi, sebanyak 277 PSK sudah terdata akan di pulangkan dan 17 diantaranya warga Lumajang.
Anhar Rosyaidi, Staf Rehabilitasi Sosial Kantor Sosial Lumajang saat di konfermasi mengatakan, PSK yang di pulangkan akan mendapatkan dana Santunan sebesar Rp 5 juta dari pihak Pemkab Jayapura.
“Untuk PSK asal Jawa Timur nanti juga akan mendapatkan dana santunan dari pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim sebesar Rp 5,5 juta,”Katanya. Sabtu (29/8/2015), kemarin.
Untuk masalah pemulangan PSK sudaj di tanggung oleh pihak Pemprov dengan menggunakan kapal Gunung Dempo dan akan tiba di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Selanjutnya pihak Pemkab akan menjemput para PSK di pelabuhan Tanjung Perak.
Sejumlah PSK sudah banyak yang memilih pulang sendiri dari Papua, dari Lumajang dari 17 PSK hanya ada 3 PSK yang mau ikut rombongan,”3 PSK asal Lumajang yang akan kita jemput di Pelabuhan Tanjung Perak, “Ujarnya.
Sebelum dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, semua PSK asal Jatim mendapat pencerahan dan bimbingan di pelabuhan Tanjung Perak oleh Pemprov Jatim. Mereka juga dites kesehatan terlebih dulu, karena dikhawatirkan terinfeksi HIV/AIDS.(im/r7)