Surabaya,(DOC) – Komisi C DPRD Surabaya kecewa akan sikap DPD REI Jawa Timur yang hingga kini belum melaksanakan pembangunan proyek underpass Jl. Mayjen Sungkono Surabaya.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Habibah mengatakan sejak peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Walikota Tri Rismaharini pada September 2015 lalu, hingga saat ini belum ada kelanjutannya.
“Seharusnya, setelah peletakan batu pertama September 2016 lalu, ada proges dilaksanakannya proyek tersebut. Dan ini tidak ada sama sekali,”kata Camelia Habibah dalam hearring dengan pemkot, Senin (28/03/2016).
Sementara itu, anggota komisi C lainnya, Riswanto menambahkan kelihatannya DPD REI Jatim omong kosong mendanai proyek underpass Jl Mayjen Sungkono ini. Atau bahasa gaulnya, DPD REI PHP (pemberi harapan kosong) kepada warga Surabaya.
“Kalau DPD REI Jatim tidak punya dana untuk proyek ini, ngomong jujur saja. Pemkot siap take over dengan dana APBD,”tegas Riswanto politisi partai PDIP.
Perlu diketahui, proyek underpass Jl Mayjen Sungkono dibangun untuk mengurai kemacetan. Panjang underpass ini diperkirakan mencapai 466 meter. Pembangunannya membentang dari Taman Makan Pahlawan Mayjen Sungkono hingga Jl HR Muhammad. Anggaran pembangunan underpas ini dianggarkan sebesar Rp.80 miliar yang ditanggung oleh pengembang. (w5)
