Ahok: Sunny Ingin Jadikan Saya Eksperimen Politik Jalur Independen, Tapi Nggak Bisa

Ahok-dan-Sunny-di-sidang-Raperda-Reklamasi-detikJakarta, (DOC) – Kandidat petahana Pemilu Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, staf politiknya yakni Sunny Tanuwidjaja ingin menjadikannya sebagai eksperimen politik. Namun Ahok tak mau dijadikan eksperimen Sunny.
Ahok menyatakan, keputusan menempuh jalur partai politik dan meninggalkan rencana jalur independen (perseorangan) bukan berasal dari saran Sunny.
“Bukan saran beliau (Sunny),” kata Ahok.
Justru, imbuh Ahok, Sunny ingin agar Ahok menempuh jalur independen saja. Tujuannya agar Ahok bisa membuktikan kekuatan politik tanpa lewat parpol.
“Kalau beliau maunya justru (jalur) independen, supaya tes. Kan dia punya obsesi, namanya juga calon doktor kan pengin eksperimen,” kata Ahok.
Namun saran Sunny itu tak diterimanya. Ahok tak jadi menempuh jalur independen dan akhirnya menempuh jalur parpol. Bagi Ahok, pilihannya itu adalah wujud dari sikap mengutamakan kepentingan bangsa, bukan semata-mata pembuktian kekuatan tanpa parpol.
“Kalau menurut saya dia lebih cenderung agar saya independen, supaya saya bisa membuktikan bagaimana. Makanya dia enggak bisa, kalau saya putuskan sesuatu lebih untuk kepentingan negara,” ujar Ahok.
Ahok mengaku dirinya sudah tak terlalu intensif berdiskusi dengan Sunny lagi. Kini Sunny lebih banyak berbicara dengan tiga parpol pendukung Ahok.
“Yah kita sekarang enggak begitu banyak ngobrol saran. Dia lebih banyak gabung dengan tiga parpol ya,” kata Ahok.
Sunny merupakan staf politik Ahok. Sunny yang belakangan menjadi kontroversial terkait proses hukum kasus dugaan suap pembahasan Raperda soal reklamasi itu, pernah mengenyam pendidikan di Universitas Northern Illinois, Amerika Serikat.
Kembali ke soal Pilgub DKI 2017, Ahok sendiri pernah menyatakan pilihan jalur parpol adalah penghargaaan kepada tiga parpol yang mendukungnya, yakni Partai NasDem, Hanura, dan Golkar. Ahok juga sempat menyatakan bahwa pihaknya sudah meninggalkan deparpolisasi.
“Malam ini saya sudah bilang, kita juga harus menghargai parpol teman-teman seperti itu,” kata Ahok.
Istilah deparpolisasi belakangan mencuat melalui PDIP, tepatnya ketika dulu Ahok berniat maju melalui jalur independen. Deparpolisasi belakangan ini bisa dimaknai secara luwes sebagai penghancuran fungsi parpol sebagai wadah politik rakyat.
“Ada independen sama parpol. Kita kan sudah bukan deparpolisasi lagi,” kata Ahok.(dtk/r9)