Atasi Banjir Bratang Binangun, Pemkot Surabaya Kebut Peninggian Jalan 150 Meter

Atasi Banjir Bratang Binangun, Pemkot Surabaya Kebut Peninggian Jalan 150 Meter
Overlay Jalan Bratang Binangun. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – Pemkot Surabaya terus mengebut proyek penanganan banjir di kawasan Jalan Raya Bratang Binangun, Kecamatan Gubeng.

Usai menuntaskan pembenahan saluran drainase di sisi timur dan barat, Pemkot Surabaya kini menaikkan elevasi badan jalan melalui proses pengaspalan ulang (overlay).

Bacaan Lainnya

Langkah peninggian jalan ini dipusatkan untuk mengikis genangan air yang kerap melanda kawasan tersebut saat musim hujan.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, mengonfirmasi bahwa pengerjaan overlay lanjutan dimulai Jumat (6/11/2026) malam pukul 21.00 WIB. Proyek ini mencakup pengaspalan sepanjang 150 meter dengan lebar 5 meter.

“Bratang Binangun salah satu lokasi terdampak genangan yang harus kita tangani. Tahun ini bidang jalan dan drainase berintervensi di sana. Saluran sebelah kiri-kanan sudah selesai, dan malam ini kita lanjut peninggian jalan,” ujar Dedy.

Untuk kelancaran proyek dan keamanan pengendara, DSDABM berkoordinasi dengan Polsek Gubeng terkait rekayasa lalu lintas. Akses jalan di sisi timur mulai perempatan Jalan Ngagel Jaya Selatan ke arah selatan dipastikan ditutup penuh selama pengerjaan.

Sementara penutupan sisi barat bersifat situasional, bergantung pada manuver alat berat di lapangan.

Pengebutan proyek ini juga menjadi respons cepat Pemkot Surabaya atas keluhan masyarakat terkait tumpukan material agregat yang sempat memicu kemacetan pada Kamis (5/11/2026) pagi.

Kepala DSDABM Kota Surabaya, Hidayat Syah, menjelaskan bahwa penempatan material dini hari sebenarnya merupakan bagian dari strategi percepatan agar pengaspalan tuntas sebelum aktivitas warga dimulai.

Namun, pengerjaan sempat terkendala akibat alat motor grinder yang mengalami kerusakan mendadak.

“Teman-teman berinisiatif memberi agregat, dipadatkan, lalu langsung diaspal supaya cepat. Tapi alat motor grinder kami rusak. Jam 10.00 WIB langsung kami minta kontraktor lakukan pembenahan, dan siang harinya jalan sudah kembali rata,” jelas Hidayat.

Baca Juga:  Wali Kota Risma Semangati Warga Ditengah Pandemi Covid-19

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya telah menginstruksikan pihak kontraktor untuk memperketat kesiapan peralatan teknis agar kejadian serupa tidak terulang dan proyek penanggulangan banjir ini selesai tepat waktu tanpa mengganggu mobilitas harian warga.

Pos terkait