Lumajang,(DOC) – Tim Pengawasan dan Evaluasi (WASEV) Mabes TNI AD ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa Pandansari, Senduro, Kamis (16/07/2020).
Kunjungan Tim WASEV Mabes TNI AD tersebut dalam rangka meninjau langsung proses pelaksanaan TMMD.
Kedatangan Tim Wasev TNI AD Kolenel Inf Hartono bersama Danrem 083/Baladhika Jaya kolenel Irwan Subketi didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, dan Komandan Batalyon Infantri 527/BY Letkol Inf Totok Priyo Kismanto, Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Soelistiyawan S,E.
Kunjungan ke lokasi TMMD mengecek pembangunan Mushola, Rutilahu milik Bu Fatur, dan mengecek jembatan, serta pelaksanaan pengecoran jalan tembus menghubungkan dua dusun antara Gempol dan Tegal Ombo.
Selain itu memberikan bantuan sembako kepada warga tidak mampu di Dusun Tegal Ombo, Desa Pandansari, Kecamatan Senduro.
Ketua Tim WASEV Mabes TNI AD, Kolonel Inf. Hartono mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama rombongan untuk memastikan proses TMMD berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Ia berharap, melalui kegiatan TMMD, TNI dapat turut serta membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita mendapatkan evaluasi sehingga kegiatan TMMD kedepan lebih baik, dimana tujuan dari TMMD sendiri meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tentunya dibantu dengan Bapak Bupati dan OPD terkait, kita harapkan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan ketahanan negara juga ikut meningkat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Danrem 083/Baladhika Jaya kolenel Irwan Subketi mengapresiasi keterlibatan masyarakat pada kegiatan TMMD di Lumajang.
Menurutnya, inti dari kegiatan TMMD tidak hanya pembangunan fisik, namun juga kemanunggalan TNI bersama masyarakat akan semakin meningkatkan ketahanan negara.
“Keterlibatan masyarakat termasuk peran Bupati luar biasa, mampu mengakomodir masyarakat, tentu akan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, masyarakat juga begitu antusias, ini merupakan cerminan dari kualitas ketahanan kita semua,” pungkasnya
Sementara itu, Bupati menjelaskan bahwa kegiatan TMMD manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Pandansari dan masyarakat sekitar. Pada giat TMMD kali ini, dibangun jembatan, jalan rabat beton sepanjang 1.300 meter, gorong-gorong, mushola dan rumah tidak layak huni.
“Pembangunan yang ada di TMMD komprehensif mulai dari jembatan, jalan, akses pertanian masyarakat hingga rumah yang tidak layak huni dan mushola yang kurang layak dibangun melalui kegiatan TMMD ini,” jelas Bupati.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa dampak positif dari kegiatan TMMD ini juga akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya apabila infrastruktur masyarakat dibangun akan lebih mempermudah akses ekonomi masyarakat.
“Tentu ini rasa terima kasih yang tak terhingga, kegiatan TMMD efek positifnya sangat terasa bagi masyarakat, disini pasti akan tumbuh ekonominya, karena akses ekonomi yang lebih mudah,” jelas Bupati. (Imam)





